Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mas Adi Tinjau Lokasi Banjir di Karangketug Kota Pasuruan, Ini Langkah Jangka Pendek dan Panjang Pemkot

Fahrizal Firmani • Jumat, 3 Januari 2025 | 21:13 WIB
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (rompi cokelat) saat meninjau lokasi banjir di Rujakgadung, Karangketug, Kota Pasuruan.
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (rompi cokelat) saat meninjau lokasi banjir di Rujakgadung, Karangketug, Kota Pasuruan.

PASURUAN, Radar Bromo-Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo meninjau langsung lokasi banjir di Dusun Rujak Gadung, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kamis (2/1).

Sidak ini untuk mengetahui penyebab banjir yang terjadi di lokasi setempat pada Rabu (1/1).

Wali Kota didampingi oleh Kalaksa BPBD Ary Wikiono dan Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Akung Novajanto.

Dalam kesempatan ini, Mas Adi–sapaan Adi Wibowo juga sempat memberikan bantuan bagi warga yang terdampak.

Mas Adi menyebut, dari hasil pengecekan, diketahui penyebab banjir adalah saluran di dusun setempat tidak optimal.

Banyak saluran yang mengarah ke sungai tertutup, dampak dari normalisasi beberapa waktu lalu.

Untuk menangani banjir, tidak bisa dilakukan oleh pemkot saja, namun juga keterlibatan pemkab.

"Mengingat aliran Kali Welang yang mengalir di dekat Dusun Rujak Gadung ini juga melewati kabupaten. Jadi tidak bisa sendirian," katanya.

Penanganan banjir karena luapan Kali Welang ini, akan dibagi menjadi dua langkah.

Yakni, jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendeknya, pemkot akan membuat saluran baru yang nantinya mengarah langsung ke sungai.

Ini untuk mengatasi saluran lama yang sudah tidak optimal karena tertutup.

"Ini untuk mengatasi air yang terlanjur masuk ke rumah warga. Meminimalisasi dampaknya dengan pembuatan saluran baru," tutur Mas Adi.

Namun, langkah yang paling penting adalah jangka panjangnya. Agar air tidak sampai masuk ke permukiman warga.

Dan ini, perlu koordinasi dengan Pemkab Pasuruan. Sebab banjir adalah masalah bersama. Apalagi, pihaknya melihat di bantaran sungai, banyak yang didirikan bangunan.

"Tentu ini perlu ditertibkan. Kami akan koordinasikan dengan kabupaten untuk mengatasi masalah banjir karena ini masalah bersama," jelasnya. (riz/one)

Editor : Muhammad Fahmi
#kota pasuruan #banjir #banjir pasuruan #Adi Wibowo