PASURUAN, Radar Bromo-Hujan deras disertai angin kencang terjadi merata di wilayah Pasuruan, sejak Kamis (5/12) sore.
Akibatnya, sejumlah ruas jalan dan pemukiman terendam air. Seperti yang terjadi wilayah Kota Pasuruan.
Banjir menggenangi jalanan dan pemukiman yang ada di kawasan pusat kota. Mulai dari Jalan Niaga, Belitung, Sumatera hingga menuju perempatan Kumala di jalur pantura.
Untuk jalanan di kawasan ini, genangan tertinggi terjadi di Jalan Belitung dan Sumatera. Ketinggian air mencapai hampir satu meter.
Beberapa kendaraan motor yang nekad melintas akhirnya mogok. Pusat pertokoan yang biasanya ketika malam Jumat ramai ini tampak sepi. Toko-toko pun banyak yang tutup.
Selain menggenangi jalan, banjir juga membuat permukiman di kawasan Jalan Jawa (Jalan KH Abdul Hamid) juga terendam banjir.
Terpantau di permukiman Gang 2 Jalan Jawa, air setinggi satu meter merendam permukiman tersebut.
Di kawasan ini juga dilintasi sungai, namun tak mampu menampung jumlah debit air yang banyak.
Tak hanya di wilayah pusat kota, sejumlah wilayah kota sisi timur, seperti kawasan Bugul Kidul tak luput dari genangan air.
Warga terpaksa menutup sementara akses roda empat maupun dua demi keamanan perngendara dan dan kenyamanan warga sekitar.
Dari informasi yang dihimpun, lokasi banjir yang terdampak banjir di antaranya:
Jalan Halmahera Genangan Air ± 40 cm; Jalan KH Abdul Khamid Genangan Air ± 60 cm;
Perum Karya Bakti Genangan Air ± 50 cm; Jalan Raden Patah Genangan Air ± 20 cm; Jalan Veteran Genangan Air ± 15 cm; Jalan Ir H Juanda Genangan Air ± 10 20 cm
Jalan Lemah Arab Genangan Air ± 30 cm ; Jalan Belitung Genangan Air ± 20 - 30 cm
Jalan Patiunus Genangan Air ± 30 cm; Jalan Pahlawan Genangan Air ± 20 cm. (ube/fun)
Editor : Fandi Armanto