Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Razia Mbak-mbak Tretes Berujung Panas, Petugas Sampai Letuskan Tembakan

Muhamad Busthomi • Minggu, 1 Desember 2024 | 15:21 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PRIGEN, Radar Bromo - Penertiban praktik prostitusi terselubung di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jumat (29/11) malam, mendapat perlawanan.

Para petugas gagal mengamankan para PSK di sana. Operasi penyakit masyarakat itupun berujung kegaduhan.

Ketegangan sebenarnya sudah terjadi sejak kedatangan para petugas. Sejumlah wisma disisir.

Beberapa PSK lantas berlarian. Terlebih, setelah beberapa PSK terjaring. Massa lalu menghalau.

Bahkan, massa yang disinyalir muncikari itu, mengamuk dan meminta mereka diturunkan dari kendaraan petugas.

Diantaranya ada yang memaksa untuk menarik PSK. Tak pelak, mereka pun turun dari kendaraan.

Seorang petugas lalu melepaskan tembakan peringatan ke udara. Inisiatif itu dilakukan lantaran amuk massa yang semakin tak terkendali.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Nurul Huda mengatakan, razia itu digelar atas inisiatif Satpol PP Jawa Timur.

“Memang situasunya tidak seperti kegiatan razia yang seringkali kami lakukan. Malam itu ada beberapa provokator,” kata Nurul.

Ia mengatakan, petugas sempat mengamankan enam PSK. Mereka juga sempat dibawa dalam kendaraan petugas. Lalu sejumlah pria menggedor-gedor mobil.

Situasi semakin menegangkan dengan adanya adu mulut antara warga dan petugas. “Bahkan ada anggota kami yang kena bogem,” bebernya.

Karena itu, seorang petugas berinisiatif melepas tembakan peringatan. Tujuannya agar massa bisa lebih terkendali.

Dan benar saja, kata Nurul, tak lama setelah itu massa pun buyar. Petugas juga urung mengamankan enam PSK tersebut.

Kasat Pol PP menegaskan, insiden itu tak menyurutkan kewenangan petugas melakukan penertiban.

Kedepan, ia memastikan bakal tetap menertibkan praktik prostitusi di kawasan Tretes.

Nurul menduga, razia itu sudah terendus sejumlah warga. Hingga akhirnya mereka menyiapkan banyak massa.

“Antisipasi kedepan kami akan siapkan lebih banyak personel. Mungkin kemarin dengan 28 personel masih kurang,” sampainya.

Sementara itu, Dansubdenpom V/3-4 Pasuruan Kapten CPM Rifan Hadi Nurhasyim juga membenarkan adanya razia tersebut.

Hanya saja, pihaknya tak dilibatkan. Di lokasi, ada petugas dari Pomdam V/Brawijaya yang membackup. Karena memang kegiatan itu dikomando Satpol PP Jawa Timur.

“Memang benar ada anggota yang melepas tembakan peringatan karena pertimbangan situasi saat itu. Demi membubarkan massa,” jelas Rifan. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#satpol pp #razia #tretes #PSK