Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Balita Kembar Itu Kini Yatim Piatu usai Orang Tua Meninggal dalam Kecelakaan Maut Travel di Tol Paspro Grati

Fuad Alyzen • Selasa, 22 Oktober 2024 | 03:24 WIB

 

Petugas kepolisian saat menjenguk kondisi Lidia ( tak terlihat) yang jadi salah satu korban kecelakaan maut di Tol Paspro Grati. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
Petugas kepolisian saat menjenguk kondisi Lidia ( tak terlihat) yang jadi salah satu korban kecelakaan maut di Tol Paspro Grati. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

GRATI, Radar Bromo-Kecelakaan maut mobil travel di ruas tol Paspro masuk Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan membawa duka mendalam bagi Nadia dan Lidia.

Balita kembar yang masih berusia sekitar 1,5 tahun itu kini menjadi yatim piatu usai kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan maut yang terjadi Senin dinihari itu (21/10).

Nadia dan Lidia merupakan putri kembar dari pasangan suami istri (pasutri) M Adi Ifannor sang sopir. Serta Eliana sang istri. Keduanya meninggal di lokasi kejadian saat kecelakaan maut itu.

Saat kecelakaan maut terjadi, pasutri itu hanya membawa salah satu balita kembar mereka.

Kebetulan yang dibawa adalah Lidia. Sementara Nadia tak ikut lantaran kondisinya sedang sakit.

Nadia saat itu dititipkan di rumah Eliana sang istri di Situbondo. Sementara Lidia ikut dibawa ke Madura.

Sepanjang perjalanan, Lidia duduk bersama ibundanya di kursi baris depan di samping sopir.

Sesaat setelah kecelakaan maut terjadi, Lidia yang menangis dievakuasi petugas. Sementara sang ibu yang menggendong dalam kondisi tak sadarkan diri.

Eliana ternyata didapati sudah meninggal di lokasi kejadian. Hal yang sama juga terjadi pada sang ayah, ia meninggal di lokasi kejadian.

“Tiba-tiba kami dapat kabar bahwa Elf alami kecelakaan di Pasuruan saat dalam perjalanan ke Madura. Jadi kami langsung berangkat ke sini,” ujar Taufiq, keluarga dari M Adi Ifannor sang sopir.

“Lidia masih perawatan di rumah sakit (RSUD Grati, Red). Sementara kembarannya, Nadia sedang sakit,” tambah Taufiq saat ditemui di RSUD Grati.

Saat itu, Nadia ikut dibawa ke RSUD Grati. Lantaran keluarga Eliana juga ikut melihat kondisi Lidia.

Sore harinya, Lidia dibawa ke RS di Kalianget, Kabupaten Sumenep. Nadia ikut dibawa ke Sumenep juga.

Adanya korban kembar yang ikut dalam kecelakaan maut di Tol Paspro Grati Pasuruan itu sempat membuat polisi salah. 

Dari data yang dirilis polisi, tertulis balita putri sang sopir dan istrinya yang ikut jadi korban adalah Nadia. Padahal versi keluarga, balita yang ada di dalam mobil travel itu bukanlah Nadia, tapi Lidia.   

Diketahui, kecelakaan maut terjadi di KM 814 tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) masuk Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Sebuah minibus travel muat 14 orang alami kecelakaan. Lima orang meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 01.00 Senin dinihari (21/10).

Kecelakaan terjadi di ruas Probolinggo-Pasuruan. Mobil travel itu diketahui dari Situbondo menuju Madura.

Nah, saat sampai di lokasi mobil alami kecelakaan maut. Belum jelas diketahui mobil travel itu menabrak apa. Polisi saat ini masih lakukan penyelidikan. (zen/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#madura #pasuruan #polda jatim #Tol Paspro #situbondo #Grati #kecelakaan maut #mobil travel