Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sejumlah Fakta Kecelakaan Maut Mobil Travel di Tol Paspro Grati usai Polda Olah TKP, Pecahan Lampu Jadi Petunjuk  

Fuad Alyzen • Selasa, 22 Oktober 2024 | 02:02 WIB

 

Petugas Ditlantas Polda Jatim saat melakukan olah TKP kecelakaan mobil travel maut yang merenggur 5 korban jiwa di Tol Paspro Grati, Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
Petugas Ditlantas Polda Jatim saat melakukan olah TKP kecelakaan mobil travel maut yang merenggur 5 korban jiwa di Tol Paspro Grati, Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

GRATI, Radar Bromo- Ditlantas Polda Jawa Timur langsung melakukan olah TKP kecelakaan maut di Jalan Tol Paspro KM 814, Desa Cukurgondang, Grati, Kabupaten Pasuruan Senin (21/10) siang.

Pihak kepolisian pun kini masih mencari truk yang diduga ditabrak oleh mobil Elf travel tersebut.

Dari olah TKP diketahui, mobil travel Elf bernopol M 7419 UA yang disopiri oleh M. Adi Ifanoor, 24, melaju dengan kecepatan di bawah maksimum.

Yaitu, di bawah 100 kilometer per jam. Scara rinci Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin menyampaikan, Elf berangkat dari Situbondo ke Madura dengan membawa 11 penumpang pada Minggu (20/10) malam.

Pukul 23.58, diketahui Elf memasuki gerbang tol. Kemudian pukul 00.26 masuk Senin (21/10) dini hari, Elf terlihat di KM 815.

“Jadi diperkirakan antara gerbang tol sampai ke TKP sekitar 28 menit. Dengan jarak yang ditempuh sekitar 38 kilometer. Sopir melintas dengan kecepakatan di bawah 100 kilometer per jam,” terangnya.

Lalu berdasarkan fakta di lapangan juga diketahui, Elf membentur guardrail atau pembatas jalan tol.

Namun, berdasarkan kerusakan pada bagian depan kendaraan, dipastikan Elf membentur kendaraan lain.

Yakni, truk besar yang saat ini masih dilakukan pendalaman dan pencarian.

Itu dibuktikan dengan pecahan lampu milik kendaraan lain yang tertinggal di TKP.

Pecahan lampu itu merupakan lampu belakang dan mencirikan kendaraan besar sejenis truk. Karena itu, untuk sementara disimpulkan, Elf menabrak truk besar dari belakang.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim saat ini tengah mendalami penyebab kecelakaan. Apakah karena human error atau sopir ngantuk ataukah ada sebab lain.

Yang jelas, menurutnya, tidak ada bekas pengereman kendaraan di TKP. Lalu, kecelakaan itu terjadi di jalur 1 jalan tol, yang dibuktikan dengan pecahan kaca. Bukan terjadi di bahu jalan.

Berdasarkan rekaman CCTV di KM 815 Jalan Tol Paspro, Elf melaju dengan kecepatan di bawah 100 kilometer per jam. Namun, faktanya kerusakan yang dialami Elf begitu parah.

“Ini juga masih pendalaman. Sementara kecelakaan akibat ketidakmampuan menguasai kendaraan. Nanti kalau ada fakta baru, akan kami sampaikan,” lanjutnya.

Fakta lain yang juga diungkap yaitu minimnya lampu penerangan di lokasi kecelakaan.

Ini juga masih didalami petugas. Misalnya, apakah truk yang diduga ditabrak Elf lampunya alami mati. Sebab, sopir Elf di TKP hanya mengandalkan penerangan dari kendaraannya.

Akibat kecelakaan ini, menurutnya, empat orang meninggal di TKP. Lalu menyusul satu orang meninggal di RSUD Grati. Total semua korban ada 12 orang, termasuk sopir.

“Ada pun lima orang yang meninggal sudah dibawa pulang keluarga masing-masing. Lalu tujuh orang yang luka-luka masih penanganan medis di RSUD Grati,” imbuhnya.

Komarudin pun menegaskan, pada momen Operasi Zebra yang memasuki hari kedelapan pada hari ini (Senin, Red), pihaknya akan menaikan bobot penegakan hukum.

Sebab, langkah sosialisasi dan edukasi tentang keselamatan berkendara yang dilakukan petugas selama ini sudah sangat cukup.

“Jadi, apabila ditemukan pelanggaran yang mengancam korban jiwa akan ditindak lebih tegas. Ini juga demi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menekan angka kecelakaan yang diakibatkan pengendara,” ujarnya.

Diketahui, kecelakaan maut terjadi di KM 814 tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) masuk Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Sebuah minibus travel muat 14 orang alami kecelakaan. Lima orang meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 01.00 Senin dinihari (21/10).

Kecelakaan terjadi di ruas Probolinggo-Pasuruan. Mobil travel itu diketahui dari Situbondo menuju Madura.

Nah, saat sampai di lokasi mobil alami kecelakaan maut. Belum jelas diketahui mobil travel itu menabrak apa. Polisi saat ini masih lakukan penyelidikan. (zen/hn)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#madura #pasuruan #Tol Paspro #situbondo #Grati #polda #kecelakaan maut #mobil travel