PASURUAN, Radar Bromo - Masyarakat yang tidak ingin memilih paslon nomor urut satu, Adi Wibowo dan Mokhammad Nawawi dalam Pilwali Kota Pasuruan, tidak perlu golput.
Mereka bisa memilih kotak kosong yang menjadi nomor urut dua dalam Pilwali Kota Pasuruan.
Ajakan agar tidak golput ini disampaikan saat deklarasi kotak kosong, Kamis (17/10) malam.
Deklarasi ini dilakukan sekitar pukul 19.30 di lapangan Bong, Purworejo, Kota Pasuruan oleh puluhan relawan kotak kosong.
Koordinator Relawan Kotak Kosong Ayi Suhaya menyebut, masyarakat tidak boleh golput dalam Pilwali Kota Pasuruan nanti.
Jika tidak cocok dengan visi-misi yang dimiliki paslon nomor urut satu, bisa tetap datang ke TPS dan memilih nomor urut dua. Yakni, kotak kosong.
"Jangan sampai golput. Harus tetap datang ke TPS dan pilih kotak kosong," kata Ayik, sapaannya dalam deklarasi tersebut.
Jika kotak kosong menang, menurutnya, Wali Kota Pasuruan akan dijabat Pj hingga pemilu di tahun berikutnya digelar atau sesuai jadwal yang ditetapkan.
Pihaknya, menurut Ayik sengaja mendeklarasikan untuk memilih kotak kosong. Sebab, belum melihat visi-misi yang cocok dari paslon nomor satu.
Abdullah Junaedi, ketua tim pemenangan Adi-Nawawi menuturkan, pihaknya tidak mempermasalahkan deklarasi kotak kosong.
Sebab, ini bagian dari proses demokrasi. Namun, pihaknya optimistis mayoritas masyarakat kota akan memilih Mas Adi dan Nawawi.
"Survei kami, Mas Adi dan Nawawi sudah unggul 75 persen. Targetnya minimal bisa menang 80 persen," tutur Jun, sapaannya. (riz/hn)
Editor : Achmad Syaifudin