PASURUAN, Radar Bromo - Jumlah pencari kerja (pencaker) di Kota Pasuruan terus bermunculan. Saban tahun, jumlahnya fluktuatif. Tahun ini sampai September ada 960 orang. Angka ini bisa bertambah sampai akhir 2024.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan Mahbub Effendi mengatakan, jumlah pencaker selama empat tahun terakhir fluktuatif.
Pada 2020, ada 1.271 orang dan pada 2021, turun menjadi 1.154 orang.
Pada 2022, kembali turun menjadi 831 orang dan tahun kemarin naik menjadi 1.398 orang.
Tahun ini, sampai September telah ada 960 orang berburu pekerjaan. Naik turunnya angka pencaker pada 2021-2022 juga dipengaruhi pandemi Covid-19.
| PENCAKER DI KOTA PASURUAN 2020 1.271 Orang 2021 1.154 Orang 2022 831 Orang 2023 1.398 Orang 2024 960 Orang *) sampai September 2024
|
Banyak perusahaan yang mengurangi karyawannya. “Ini berdampak pada permintaan pencaker. Saat ini sudah pulih,” ujarnya.
Menurutnya, tren pencaker yang mendapat pekerjaan meningkat. Pada 2020, ada 460 orang dan pada 2021, naik menjadi 630 orang. Pada 2022, ada 691 orang dan pada 2023, tercatat ada 766 orang.
Masalahnya, kata Mahbub, banyak pencaker yang diterima maupun perusahaan tidak melapor.
Karena itu, Disnaker kesulitan mencari angka riilnya. Tidak mudah bagi Disnaker untuk meminta data tenaga kerja dari perusahaan.
“Yang kami miliki ini adalah mereka yang melapor. Kami yakin jumlahnya lebih banyak dari yang melapor," ujarnya. (riz/rud)
Editor : Ronald Fernando