Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Inilah Harta Kekayaan Paslon Bupati-Wakil Bupati Pasuruan yang Tercatat di LHKPN, Siapa Paling Banyak Hartanya?

Muhamad Busthomi • Kamis, 10 Oktober 2024 | 14:50 WIB

 

 

 

Grafis
Grafis

BANGIL, Radar Bromo–Pilbup Pasuruan 2024 bakal berlangsung sengit lantaran hanya diikuti dua kontestan.

Yakni Abdul Mujib Imron-Wardah Nafisah sebagai pasangan calon nomor urut 1 dan pasangan calon nomor urut 2 M. Rusdi Sutejo-M. Shobih Asrori.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke KPK, hampir semua calon memiliki harta yang fantastis.

Abdul Mujib Imron atau Gus Mujib, calon bupati yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Pasuruan periode 2018-2023, memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 4.143.989.614.

Ia tercatat memiliki 14 aset tanah dan bangunan di Pasuruan dengan nilai mencapai Rp3.567.089.570. Disamping itu, Gus Mujib juga memiliki satu unit mobil Toyota Innova Venturer 2021 senilai Rp380.000.000, serta kas dan setara kas sebesar Rp196.900.044.

Di sisi lain, pasangan calon wakil bupati, Waridah Nafisah, yang juga pernah menjabat sebagai komisaris di PT. Surabaya Industrial Estate Rungkut, melaporkan harta kekayaan yang lebih signifikan.

Ning Wardah -sapaannya- lebih banyak mengandalkan hibah untuk menumpuk kekayaannya. Mayoritas harta tidak bergeraknya berasal dari hibah, terutama berupa tanah dan bangunan di kawasan Pasuruan. Selain itu, ia juga memiliki sejumlah besar kas.

Total kekayaannya mencapai Rp 5.171.266.219. Mayoritas harta tersebut berasal dari tiga bidang tanah dan bangunan yang diperoleh melalui hibah, dengan total nilai Rp 1.940.051.000.

Ia juga memiliki mobil Toyota Vellfire 2018 senilai Rp 775.000.000 dan kas serta setara kas sebesar Rp 2.446.266.319.

Di kubu lain, calon bupati Rusdi Sutejo melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp 10.070.000.000. Sebagian besar hartanya merupakan warisan berupa tanah dan bangunan.

Selain itu, ia juga melakukan investasi di sektor transportasi dengan memiliki beberapa mobil dan motor. Rusdi tercatat pernah menjabat Wakil Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan 2019-2024.

Ia memiliki 5 aset tanah dan bangunan warisan dan 2 aset hasil sendiri, dengan total nilai mencapai Rp 8.470.000.000. Rusdi juga tercatat memiliki 7 kendaraan, yang terdiri dari 6 mobil dan 1 motor, senilai Rp 1.150.000.000, serta kas dan setara kas sebesar Rp 450.000.000.

Sementara itu, wakilnya, M. Shobih Asrori, memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 3.240.794.861. Sebagian besar hartanya berasal dari bisnis properti dan investasi lainnya. Harta kekayaannya berasal dari aset tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan, yang nilai totalnya mencapai Rp2.432.750.000.

Diluar itu, Gus Shobih juga memiliki kendaraan senilai Rp287.000.000, serta kas dan setara kas sebesar Rp 350.032.061. Meski begitu, Shobih juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 186.265.624. Sehingga total harta kekayaan bersihnya adalah Rp 3.063.529.237.

Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Ainul Yaqin, menegaskan pentingnya LHKPN para calon. Dan bukti pelaporan LHKPN itu sebagai syarat wajib yang harus diserahkan calon kepala daerah saat pendaftaran. “LHKPN merupakan langkah awal dalam mewujudkan good governance dan clean government,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Pus@ka Lujeng Sudarto berharap, LHKPN ini bisa rutin dilaporkan bukan hanya ketika kontestasi saja.

Terlebih bagi paslon yang terpilih nanti. Saat sudah menjabat Bupati dan Wakil Bupati, maka seorang pejabat publik harus transparan melaporkan kekayaannya.

“Sehingga nanti masyarakat bisa memantau, seberapa banyak harta mereka selama menjabat di tiap tahunnya. Logis atau tidak. Ini bentuk dari transparansi yang semestinya dilakukan jajaran pejabat,” beber Lujeng Sudarto. (tom/fun)

Editor : Abdul Wahid
#Gus Shobih #Mas Rusdi #Pilbup Pasuruan 2024 #Ning Wardah #gus mujib #Pilkada Serentak 2024 #lhkpn