Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Alisha Naurella, Siswi SDNU Bangil Juara Olimpiade Nasional Matematika yang Juga Jago Pencak Silat

Muhamad Busthomi • Selasa, 8 Oktober 2024 | 15:20 WIB
JUARA DUA: Alisha Naurella menunjukkan tropi Juara II Olimpiade Nasional Bidang Matematika yang digelar LP Maarif PBNU 2024.
JUARA DUA: Alisha Naurella menunjukkan tropi Juara II Olimpiade Nasional Bidang Matematika yang digelar LP Maarif PBNU 2024.

DI usianya yang masih 12 tahun, Alisha Naurella Ramadhani telah menorehkan prestasi membanggakan. Siswi kelas 6 SDNU Bangil ini tak hanya jago matematika, tapi juga jagoan pencak silat.

Bagi Alisha, matematika bukanlah sekadar deretan angka dan rumus yang membingungkan. Ia justru menemukan keindahan dan tantangan tersendiri dalam memecahkan soal-soal matematika yang kompleks.

“Saya merasa senang ketika berhasil menyelesaikan soal yang sulit,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Belum lama ini, ia pun menjadi Juara II Olimpiade Nasional Bidang Matematika yang digelar LP Maarif PBNU 2024. Ia mengikuti ajang tersebut mulai babak penyisihan yang dilangsungkan secara virtual daring. Kurang lebih, ada 3.600 peserta yang disisihkan Alisha.

Finalnya ketika ia mengikuti babak final di Jakarta. Ada 40 soal yang harus diselesaikan. Terdiri dari soal pilihan ganda dan uraian.

Pengerjaannya dibatasi waktu 120 menit. Namun saat itu Alisha justru mampu menyelesaikan dalam waktu yang lebih singkat. Yakni 90 menit.

Apa rahasia di balik kesuksesan Alisha? Menurutnya, kunci utama adalah konsistensi dan dukungan dari orang-orang terdekat.

“Saya selalu berusaha untuk belajar dengan giat dan tidak mudah menyerah,” ujar Alisha.

Ia juga sangat berterima kasih kepada orang tuanya, guru, dan teman-temannya yang selalu memberikan dukungan dan semangat.

Minatnya pada matematika tumbuh sejak kecil dan terus berkembang hingga ia mengikuti berbagai olimpiade. Alisha mengaku sangat mengidolai Albert Einstein.

“Saya terinspirasi oleh pemikiran-pemikirannya yang luar biasa,” katanya. Bagi Alisha, Einstein adalah sosok ilmuwan yang jenius dan memiliki semangat belajar yang tinggi.

Bahkan, Alisha memiliki cita-cita menjadi ilmuwan. Ia terinspirasi oleh Albert Einstein, fisikawan jenius yang berhasil merumuskan teori relativitas. Ia ingin terus belajar dan mengembangkan diri agar bisa memberikan kontribusi bagi bangsa.

“Saya ingin menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang,” ujar anak kelahiran 27 Juli 2012 silam.

Untuk meraih prestasi, Alisha memiliki metode belajar yang efektif. Ia lebih menyukai latihan soal dibandingkan menghafal rumus.

“Dengan latihan soal, saya bisa memahami konsep lebih baik. Selain itu, dukungan dari orang tua dan guru saya juga sangan penting,” lanjutnya.

Saidah, wali kelas Alisha mengakui, Alisha merupakan siswi yang cerdas dan tekun. “Ia memiliki potensi yang besar dan saya yakin ia akan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di masa depan,” katanya.

Perjalanan meraih prestasi tentu tidak selalu mulus. Alisha juga pernah mengalami kesulitan, terutama saat menghadapi kompetisi yang ketat. Namun, ia selalu berusaha untuk tetap optimis dan tidak mudah menyerah.

“Yang paling penting adalah menjaga kesehatan dan mental. Dengan dukungan orang tua dan guru, saya bisa mengatasi semua tantangan,” ujar anak dari pasangan suami istri Alfian Hadi Kusumo dan Zulaikhah itu.

Selain kecintaannya pada matematika, Alisha juga memiliki bakat di bidang bela diri. Ia aktif berlatih pencak silat sejak usia dini.

Di dunia pencak silat, Alisha menemukan kepuasan yang berbeda. Gerakan-gerakan lincah dan penuh kekuatan dalam pencak silat membantunya melepaskan energi dan meningkatkan kepercayaan dirinya.

“Pencak silat tidak hanya melatih fisik. Yang paling penting, juga melatih mental saya,” kata Alisha.

Disiplin dan fokus yang ia dapatkan dari latihan pencak silat sangat membantunya dalam menghadapi berbagai tantangan. Termasuk saat mengikuti kompetisi.

“Saya juga suka pencak silat karena bisa menjaga kesehatan dan melatih mental,” imbuhnya.

Dalam ajang O2SN Kabupaten Pasuruan 2024 lalu, ia pun menunjukkan keseriusannya dalam bidang ini. Dia berhasil memborong dua predikat sekaligus. Yakni Juara 1 Pencak Silat Jurus Tunggal Putri dan Juara 1 Pencak Silat Solo Kreatif.

Kepala SDNU Bangil, Moh. Taufiq Amrullah, mengaku bangga atas prestasi yang diraih oleh Alisha. Dengan prestasii itu, Alisha menurutnya telah mengharumkan nama sekolah.

Ia berharap prestasi Alisha dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi.Karena itu, Taufiq berjanji akan terus mendukung siswa-siswa berbakat seperti Alisha.

Saidah Misdianah, Waka Kurikulum SDNU Bangil mengungkapkan harapannya agar siswa seperti Alisha bisa menjadi trendsetter bagi siswa lainnya. “Yang terpenting bisa memberi motivasi bagi adik-adik kelasnya dan calon siswa lainnya,” katanya. (tom/hn)

Editor : Achmad Syaifudin
#Olimpiade Nasional #SDNU Bangil