Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di pemilihan legislatif Kota Pasuruan tahun 2024 ini berhasil mempertahankan jumlah kursi di parlemen. Selain tetap meraih 8 kursi juga meraih 3 suara tertinggi calon legislatif se-Kota Pasuruan.
DARI delapan legislatif terpilih, saat pelantikan DPRD kota Pasuruan Jumat (30/8) lalu, memang hanya 7 legislatif saja yang dilantik. Ini lantaran Mukhammad Nawawi sudah mengundurkan diri karena mengikuti konstentasi pada Pilkada di Kota Pasuruan.
Ketua Dewan Tanfidz PKB Kota Pasuruan, Ismail Marzuki Hasan menjelaskan bahwa sesuai komitmen PKB dan Nawawi yang taat konstutusi. “Sehingga mengingat sudah mencalonkan diri sebagai wakil wali Kota. Sehingga mengundurkan diri. Saat ini tinggal menunggu dari KPU untuk yang menggantikan Nawawi,” ungkapnya.
Fokus pada Pembangunan Jalur Lingkar Utara (JLU)
MASIH tertundanya proyek Jalur Lingkar Utara di Kota Pasuruan menjadi salah satu fokus utama PKB Kota Pasuruan untuk mengawal pembangunan Jalur Lingkar Utama (JLU). Di periode kedepan, PKB memastikan terus mengawal mulai dari pembebasan lahan sampai terealisasinya JLU.
Ketua Dewan Tanfidz PKB Kota Pasuruan, Ismail Marzuki Hasan mengatakan, PKB ingin Pemerintah Kota Pasuruan memberi perhatian terkait JLU. Karena untuk menghidupkan Pelabuhan Kota Pasuruan, maka infrastruktur pendukung juga harus disiapkan salah satunya adalah JLU.
“Prioritas utama yang menjadi perhatian PKB adalah terkait JLU. Saat ini masih tertunda dan kami belum banyak melihat progresnya,” ungkapnya.
Karena itu PKB memastikan akan mengawal dan menuntaskan proyek JLU ini. PKB memastikan akan mendorong keras agar pembebasan lahannya bisa segera diselesaikan terlebih dahulu. Agenda utama pembangunan JLU akan memiliki banyak dampak yang signifikan.
“Karena JLU ini menjadi tumpu awalnya, kalau JLU bisa segera teralisasikan maka banyak dampak yang akan terasa. Mulai dari penyetaraan, resistensi, bahkan pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan sosial, pertumbuhan pendidikan, bahkan disparitas antara wilayah utara dan selatan bisa kita reduksi,” paparnya. (eka/*)
Raih Suara Terbanyak, Siap Perjuangan Aspirasi Masyarakat
SELAIN berhasil mempertahankan jumlah kursi di DPRD Kota Pasuruan, caleg terpilih dari PKB juga meraih perolehan suara tertinggi se- Kota Pasuruan. Yaitu pertama Bahrudien Akbar Wahyudi dengan 4.974 suara, M. Nawawi dengan 3.086 suara disusul Miftahul Jannah dengan 3.040 suara.
Bahrudien Akbar Wahyudi membenarkan dirinya yang hampir mendapatkan 5 ribu suara ini lantaran memang aktif di kegiatan berbagai organisasi kepemudaan.
“Sebanyak 68 persen pemilih tetap dari rentang adalah usia pemilih pemula sampai 39 tahun. Karena saya aktif di berbagai organisasi kepemudaan seperti Pemuda Ansor, Banser, Karang Taruna, HIPMI, KNPI dan itu menjadi motor penggerak adalah para pemuda,” ungkapnya.
Bahrudien mengungkapkan, dengan membawa suara anak muda, kedepan untuk bisa merealisasikan perda kepemudaan.
Agar para pemuda di organisasi punya payung hukum yang jelas untuk menggerakkan roda organisasinya.
Abdullah Junaedi mengatakan, PKB berhasil meraih suara terbanyak. Bahkan suara tertinggi 1,2 dan 3 di Kota Pasuruan diraih oleh Caleg PKB. Kedepan PKB tetap memperjuangkan aspirasi warga masyarakat khususnya warga NU sesuai dengan cita-cita yang diperjuangkan oleh para ulama.
“Termasuk kami juga tetap akan mengawal berbagai permasalahan klasik, mula dari PAD parkir, permasalahan PDAM, persampahan termasuk perlunya efisiensi karena belanja pegawai yang lebih dari 50 persen APBD,” terangnya. (eka/*)
Anggota DPRD Kota Pasuruan dari PKB masa jabatan 2024-2029
- Mukhammad Nawawi, S.Kom, MM (Mengundurkan diri mengikuti konstentasi Pilkada Kota Pasuruan)
- Rizky Asmarani Hasani Putri
- Mochammad Machfudz, S.H. M.Hum.
- Miftahul Jannah, S.E, M.A.P
- Ismail Marzuki Hasan, S.E
- Bahrudien Akbar Wahyudi, S.E, M.M
- Abdullah Junaedi, S.T
- Mukhammad Yasin