PASREPAN, Radar Bromo-Nahas dialami Romli P Nursahip 79. Warga RT 14/ RW 7, Dusun Winong Timur, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan itu meninggal usai alami kecelakaan maut.
Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan umum jurusan Gondangwetan- Pasrepan masuk Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian itu terjadi Jumat (16/8), sekitar pukul 07.00.
Pagi itu, korban mengendarai motor Honda Astrea 8000 bernopol N 5763 TE. Sang kakek Romli melaju dari arah selatan ke utara.
Saat sampai di lokasi kejadian, korban hendak berbelok menyeberang ke arah timur.
Diduga, korban kurang memperhatikan arus lalu lintas. Sebab, saat itu dari arah berlawanan juga melaju motor Honda Vario bernopol N 5883 VW.
Motor itu dikendarai Maulida Kusuma Wardani 23, warga RT 3/ RW 5, Jalan Anyelir, Gading Permai, Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo.
Lantaran jarak yang sudah dekat, kecelakaan pun tak bisa dihindari.
Kedua pengendara motor itu pun terkapar di Jalan. Korban Romli mengalami luka pada dahi sebelah kiri lecet, kepala belakang memar, hidung keluar darah, tangan dan kaki lecet.
Saat perjalanan dibawa ke RSUD dr Soedarsono, Romli meninggal dunia. “Meninggal dalam perjalanan rumah sakit,” ujar Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Deni Eko.
Sementara pengendara Honda Vario alami luka pada dahi babras, pelipis kiri lecet dirawat di Puskesmas Pasrepan. Ia lantas dirujuk ke RSUD Grati Pasuruan. Ia hanya alami luka ringan.
Kedua kendaraan pun juga alami kerusakan. Yakni motor Astrea, spion kanan dan kiri pecah, stir bengkok mesin sebelah kiri pecah. Vario rusak pada lampu depan pecah, totok depan pecah tafsir. “Diperkirakan kerugian capai 1 juta,” ujarnya. (zen/mie)
Editor : Muhammad Fahmi