REJOSO, Radar Bromo - Lima pos dan palang pintu di perlintasan kereta api (KA) yang ada di Kabupaten Pasuruan sudah diresmikan.
Pemkab Pasuruan juga berencana membangun 18 titik lainnya di tahun ini. Diharapkan 18 titik itu sudah bisa diresmikan tahun depan.
Pos dan palang pintu itu salah satunya di jalur perlintasan langsung (JPL) 144, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso. Selasa (28/5) pos dan palang pintu itu diresmikan Pj Bupati Pasuruan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati mengatakan, yang jelas perlintasan KA sebidang yang sudah berpalang pintu di Kabupaten Pasuruan 25 titik JPL. Jumlah itu dengan 5 JPL yang kemarin (28/5) diresmikan.
“Lintasan KA sebidang lainnya ada 55 titik yang belum terpasang palang pintu dan pos,” ujarnya.
Rencananya, untuk tahun 2024 ini pihaknya akan membangun pos dan palang pintu sebanyak 18 titik. Sistemnya sama karena juga akan merekrut empat penjaga setiap satu pos perlintasan KA.
Soal anggaran, pembangunan palang pintu menghabiskan anggaran Rp 200 juta di lima titik tersebut. Posnya Rp 100 juta dan ditambah biaya penjaganya Rp 170 jutaan. Itupun nanti dikurangi pajak.
“Satu pos ada empat orang. Sebulan saja Rp 8 juta kali 12 bulan,” tambahnya.
PJ Bupati Pasuruan Andriyanto menambahkan, ada puluhan perlintasan KA yang betul-betul dijaga dengan optimal.
“Kejadian sebelumnya juga sebagai pembelajaran bagi kita untuk lebih masif melakukan langkah pencegahan. Kami lakukan tindakan preventif dan tindakan mitigasi,” katanya.
Kata Andriyanto, sekitar puluhan palang pintu di Kabupaten Pasuruan nanti akan dibangun dengan dikoordinasikan ke camat setempat. Tahun 2025 diharapkan sudah diresmikan dan operasional. (zen/fun)
Editor : Jawanto Arifin