PASURUAN, Radar Bromo - Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota selama operasi lebaran, cenderung meningkat.
Ada kenaikan 50 persen dibanding hari normal.
Dari data yang dimiliki oleh Polda Jatim di wilayah Polres Pasuruan Kota, ada sembilan kejadian laka lantas.
Dengan dua orang mengalami luka berat dan 10 orang mengalami luka ringan. Total kerugian materi (kermat) Rp 77.250.000.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi mengungkapkan, dibandingkan 39 Polres jajaran di Polda Jatim, Polres Pasuruan Kota di urutan ke-29 tertinggi dalam laka lantas.
Dan, tidak ada korban meninggal dunia.
“Tidak ada korban meninggal dunia selama operasi pengamanan Lebaran. Hanya luka berat dan luka ringan,” ungkapnya.
Junaidi menyebut, jika dibandingkan sebelum adanya operasi, angka laka lantas memang cenderung naik.
Sebelum operasi, hanya ada enam kejadian. Artinya ada kenaikan sebanyak tiga kejadian atau naik 50 persen.
Kenaikan angka laka lantas ini sangat wajar. Sebab volume kendaraan selama libur Lebaran lebih tinggi dari hari normal.
Banyak masyarakat yang bepergian untuk mudik atau sonjo ke rumah sanak saudara. (riz/one)
Editor : Abdul Wahid