PASURUAN, Radar Bromo - Untuk menyempurnakan Rencana Kerja tahun 2025, Pemerintah Kota Pasuruan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pasuruan tahun 2025. Acara berlangsung Kamis (21/3), di Ballroom Ascent Premiere Hotel and Convention Kota Pasuruan.
Musrenbang Tahun 2025 kemarin, dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pasuruan.
Termasuk Pimpinan dan anggota DPRD Kota Pasuruan, Asisten, juga Kepala Perangkat Daerah (PD), Pemangku kepentingan dan Perwakilan komunitas masyarakat.
Penyelenggaraan Musrenbang digelar sehari dengan dibagi menjadi dua sesi.
Sesi pertama, pembukaan dan dilanjutkan dengan sesi kedua yaitu sidang kelompok yang dihadiri delegasi Perangkat Daerah dan Delegasi Kelurahan.
Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Pasuruan, Siti Rochana menjelaskan, penyelenggaraan Musrenbang RKPD 2025, bertujuan untuk menyepakati usulan kelurahan yang masuk dalam Musrenbang Kecamatan dan usulan pokok-pokok pikiran DPRD yang dimasukkan dalam program, kegiatan dan sub kegiatan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah.
Tujuannya, untuk menyelaraskan usulan musrenbang di tingkat kelurahan, kecamatan dan pokir dengan tema pembangunan daerah.
Dan menyepakati prioritas program dan kegiatan Renja Perangkat Daerah tahun 2025.
Dengan tema Pembangunan Kota Pasuruan tahun 2025 yaitu “Memantapkan Kemandirian dan Ketahanan Ekonomi Masyarakat, Serta Menjaga Stabilitas Sosial” yang sudah diseleraskan dengan prioritas pembangunan di tingkat Provinsi Jawa Timur dan Nasional di Tahun 2025.
Prioritas Pembangunan Kota Pasuruan tahun 2025, meliputi 6 point utama (Lihat Grafis).
Kepala Bappeda Propinsi Jawa Timur Mohammad Yasin menjelaskan, Musrenbang RKPD Kota Pasuruan, terkait usulan yang menjadi kewenangan Provinsi agar disampaikan paling lambat 3 hari setelah pelaksanaan Musrenbang Kota paling banyak 5 usulan.
Musrenbang tingkat Provinsi Jawa Timur, akan digelar pada 3-5 April 2024 mendatang.
Ia menambahkan, sesuai arahan Menteri Dalam Negeri, rencana kerja harus berorientasi pada hasil.
Sehingga, anggaran yang dialokasikan, semuanya harus berdampak kepada masyarakat.
Pemkot Pasuruan juga harus bisa mengoptimalkan PAD dan melakukan efisiensi belanja.
“Yang bisa digali, dengan mengoptimalkan letak strategis Kota Pasuruan. Karena Kota Pasuruan merupakan wilayah sekitar Bromo-Tengger-Semeru, maka ini bisa digali dan dioptimalkan. Apa yang bisa dijual untuk mencegah wisatawan sebelum naik dan pulang dari Bromo, supaya transit di Kota Pasuruan,” ujarnya.
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf yang kemarin hadir secara virtual lewat zoom memaparkan, capaian yang diraih oleh Kota Pasuruan, pada tahun 2023 lalu.
Berbagai catatan positif diraih, yaitu pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan tren positif.
Ada pertumbuhan sebesar 5,65 persen, di atas rata-rata Jawa Timur.
Pengangguran terbuka, juga konsisten turun sebesar 5,64 persen.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik signifikan, di atas rata-rata Jatim yaitu 78,3. Indeks kesalehan social, juga sangat baik 88,47 persen dan Kepuasaan terhadap layanan infrastruktur dinilai memuaskan sebesar 4,16.
Indeks Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah, meningkat tajam 80.08 (A).
“Atas kerja keras seluruh stakeholder dan Perangkat Daerah, pada 2023 lalu, kami juga mendapatkan banyak penghargaan. Lebih dari 63 penghargaan dari tingkat Provinsi sampai Pusat berhasil kami raih. Jumlah itu, jauh meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tentunya, masih ada PR yang terus kami perbaiki ke depannya,” ungkapnya.
Dalam Musrenbang kemarin, diberikan pula apresiasi kepada penyelenggara Musrenbang terbaik tingkat Kelurahan dan Kecamatan.
Untuk tingkat kelurahan, Musrenbang terbaik diraih oleh terbaik 1 yaitu Kelurahan Bangilan, Terbaik 2 Kelurahan Tembokrejo, Terbaik 3 Kelurahan Bakalan dan Terbaik 4 Kelurahan Kandang Sapi.
Sedangkan di tingkat Kecamatan, penyelenggara musrenbang terbaik 1 diraih oleh Kecamatan Panggungrejo dan terbaik 2 oleh Kecamatan Bugulkidul. (eka/*)
PRIORITAS PEMBANGUNAN TAHUN 2025
TEMA PEMBANGUNAN:
Memantapkan Kemandirian dan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Serta Menjaga Stabilitas Sosial
PRIORITAS PEMBANGUNAN:
MAJU EKONOMINYA:
- Menjaga stabilitas pelaku ekonomi masyarakat
INDAH KOTANYA:
- Penguatan Infrastruktur Yang Menunjang Ekonomi Masyarakat Dan Lingkungan Hidup
- Sinergitas Pembangunan Pusat Dan Daerah
HARMONI WARGANYA:
- Menjamin Ketentraman Dan Ketertiban Dengan Kolaborasi Seluruh Stakeholder;
- Menjaga Kualitas Sumber Daya Manusia Dalam Mengakses Pendidikan, Kesehatan, Dan Daya Beli.
Didukung dengan
- Reformasi Aparatur ASN Yang Berkualitas Dan Adaptif
Arah Kebijakan strategik untuk tahun 2025
- Seluruh perangkat daerah mengidentifikasi prioritas-prioritas pembangunan yang sudah dan yang belum dilaksanakan, dan memasukkannya kedalam prioritas 2025;
- Membuat Inovasi yang memiliki irisan dengan prioritas dan target Nasional dan Provinsi dengan memaksimalkan sharing kinerja dan sharing anggaran;
- Melaksanakan event-event kreatif dengan memanfaatkan ruang publik kota dan meningkatkan dampak ekonomi masyarakat dengan adanya payung Madinah dan Taman Tematik Mekah;
- Mencari alternatif sumber pembiayaan pembangunan lainnya untuk membiayai program program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat;
- Seluruh ASN agar aktif dan memberikan contoh dalam membudayakan resik dan bersih Kota Pasuruan;
- Reformasi Birokrasi bukan sebuah goals melainkan tools dan harus didorong untuk terus berdampak, mengurangi kemiskinan, menekan inflasi, penggunaan produk dalam negeri, digitalisasi stunting, dan optimalisasi potensi investasi