PASURUAN, Radar Bromo - Pengendara yang melintas di jembatan Petung, Kota Pasuruan, harus ekstrawaspada.
Sebab, Jalur lingkar selatan (JLS) yang merupakan jalan nasional ini gelap gulita saat malam hari. Hampir tidak ada penerangan.
Titik gelap ini berada di jembatan Petung yang mengarah ke arah barat. Kurang lebih sekitar 100 meter.
Meski tidak panjang, namun kondisi gelap ini cukup membahayakan. Sebab kondisi jalan menikung dan menurun.
Sebenarnya, di titik itu ada satu penerangan berupa PJU solar cell. Lokasinya tepat di barat jembatan Petung. Namun, penerangannya kurang maksimal ke arah jembatan.
Kepala UPT PJU pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan, Muhammad Yusuf mengungkapkan, kebutuhan PJU di JLS sekitar jembatan Petung itu sudah ideal.
Di sisi barat jembatan sudah ada PJU. Selain itu, di bagian tengah jembatan juga ada PJU yang jangkauan sinarnya cukup panjang.
“Panjangnya juga sudah ideal, tujuh meter. Sehingga bisa menyinari jalan di sekitarnya dengan cukup lebar,” katanya.
Sementara kondisi gelap menurutnya, kemungkinan karena pohon di sekitar PJU rimbun. Sehingga sinar cahaya dari PJU terhalang oleh pepohonan.
Akibatnya, jalan di sekitarnya tampak gelap. Untuk itu, pihaknya akan mengecek kondisi di lapangan.
Jika memang disebabkan oleh rimbunnya pepohonan, maka Dishub akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Petamanan (DLHKP).
“Nanti biar kami atau pihak DLH yang akan melakukan pengeprasan. Sehingga, sinar PJU bisa maksimal,” tutur Yusuf. (riz/hn)
Editor : Jawanto Arifin