BANGIL, Radar Bromo - Event pameran yang digelar Pemkab Pasuruan, Durian Fest 2024, resmi dibuka oleh Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto, kemarin pagi (17/2).
Gelaran yang didukung oleh beberapa perangkat daerah ini, diagendakan digelar selama sepekan.
Sesuai namanya, Durian Fest, bertujuan mengenalkan dan mempromosikan durian khas Kabupaten Pasuruan.
Setidaknya, ada tujuh kecamatan penghasil durian yang dipamerkan. Masing-masing, Kecamatan Purwosari,Tutur, Prigen, Pasrepan, Lumbang, Purwodadi dan Puspo.
Menurut Andriyanto, Durian Fest digelar, dalam rangka mempopulerkan dan memfasilitasi petani durian asli kabupaten Pasuruan.
‘’Kami bantu memasarkan sekaligus menarik wisatawan datang ke Kabupaten Pasuruan,’’ jelas Andriyanto.
Andriyanto menambahkan, panitia mendatangkan sekitar 50 ribu buah durian di acara yang dipusatkan di Sentra Produk Unggulan Bangkodir, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil itu.
‘’Soal harga masih relatif terjangkau. Karena didatangkan langsung dari petani dan masih dalam masa panen raya,’’ tambahnya.
Pameran yang rencananya dilangsungkan hingga tanggal 23 Februari 2024 tersebut, juga bakal diramaikan beragam lomba pendukung acara.
Diantaranya, fashion batik, pameran UMKM, lomba melukis, lomba tarik suara, mewarnai dan stand up comedy.
Durian Fest sendiri, merupakan agenda rutin yang masuk dalam kalender wisata Pemkab Pasuruan.
Selain mempromosikan durian, juga merupakan upaya mengangkat potensi UMKM yang dimiliki daerah setempat.
Sementara itu, begitu dibuka, masyarakat langsung menyerbu beberapa stand yang menjual durian.
Warga yang datang dari beberapa penjuru ini tidak menyiakan kesempatan berburu durian. (unt/one)
Editor : Abdul Wahid