REJOSO, Radar Bromo–Aktivitas gandol truk di Pasuruan kembali merenggut korban jiwa di Pasuruan.
Minggu dinihari (14/1) seorang remaja tewas usai tertabrak truk saat berupaya menghadangnya untuk gandol.
Korban nahas itu diketahui bernama Muchammad Afthon Ali, 17 asal RT 4/RW 3, Desa Warungdowo, Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.
Informasi yang dihimpun, dinihari itu korban tidak sendirian. Dia bersama sejumlah teman-temannya anak punk.
Mereka sengaja menunggu truk di simpang empat Rejoso. Yaitu di Jalan Raya Rejoso, masuk Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.
Sekitar pukul 03.00, truk troton N 8301 UR yang dikendarai Totok Subianto, 42, melintas dari barat ke timur.
Korban dan rekan-rekannya pun meminta truk berhenti. Mereka langsung menghadang truk dengan berdiri di tengah jalan.
Sang sopir asal Kelurahan/ Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, itu pun kaget.
Dia tidak bisa menghentikan laju truknya secara mendadak. Truk pun terus melaju.
Para anak punk itu pun langsung semburat berjalan mundur untuk menghindari laju truk.
Apesnya, saat itu korban terpeleset dan jatuh. Akibatnya pun fatal.
Korban tak kuasa menghindar. Ia terlindas ban kiri truk yang terus melaju.
“Korban bersama beberapa temannya berusaha menghentikan truk tronton. Tapi, sopir tidak bisa langsung berhenti. Jadi, korban terlindas di perempatan Rejoso,” cerita Kades Rejoso Lor Abdul Rohman.
Beberapa saat kemudian, truk itu akhirnya terhenti usai melindas korban.
Teriakan histeris pun terdengar di lokasi. Tanpa dikomando, warga sekitar langsung menuju lokasi kecelakaan.
Warga kemudian menutupi tubuh korban yang hancur menggunakan alat seadanya.
Kanit Gakkum Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Prasetyo menerangkan, jenazah korban langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr R Soedarsono.
“Korban meninggal dengan luka parah. Jasadnya dibawa ambulans rumah sakit,” katanya. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi