Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Diterjang Angin Kencang, 32 Rumah di Kota Pasuruan Rusak, Begini Catatan Gus Ipul usai Turun Langsung

Fahrizal Firmani • Sabtu, 13 Januari 2024 | 20:11 WIB
DATANGI LOKASI: Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf mendatangi lingkungan Gading di Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan yang juga terkena bencana puting beliung.
DATANGI LOKASI: Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf mendatangi lingkungan Gading di Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan yang juga terkena bencana puting beliung.

PASURUAN, Radar Bromo - Bencana angin puting beliung terjadi di Kota Pasuruan, Kamis (11/1) petang.

Sebanyak 32 rumah rusak di dua lokasi. Yaitu, 26 rumah di Jalan Halmahera, Kelurahan Trajeng, Panggungrejo. Dan, enam rumah di Jalan Hang Tuah, Kecamatan Gadingrejo.

Salah satu rumah yang rusak cukup parah yaitu rumah milik Riaman, 50, warga Jalan Halmahera. Atap rumahnya hancur, tembok depan di dekat atap ambrol.

Muhammad Gufron, putra bungsu Riaman menyebut, peristiwa itu terjadi pukul 18.00. Saat itu, dia bersama orang tuanya bersantai di kamar masing-masing.

Tiba-tiba, atap rumah ambruk. Gufron pun langsung lari keluar rumah, termasuk kedua orang tuanya.

Syukur, dia tidak terluka. Namun, rumah orang tuanya itu rusak cukup parah. Diperkirakan, kerugiannya mencapai sekitar Rp 3 juta.

“Untung tidak ada yang terluka. Saya dan orang tua bisa menyelamatkan diri. Cuma rumah mengalami kerusakan cukup parah,” katanya.

Kalaksa BPBD Kota Pasuruan Ari Wikyono mengatakan, sampai kemarin terdata 32 rumah rusak. Namun, jumlah ini sementara.

Untuk perbaikannya, BPBD sedang melakukan asesmen untuk menghitung kebutuhan biaya bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Selanjutnya, perbaikan akan dilakukan oleh Dinas Perkim.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf pun langsung mendatangi lokasi yang terkena bencana di Jalan Halmahera.

Menurutnya, dua rumah yang terdampak angin puting beliung diusulkan perbaikan melalui program rumah tidak layak huni (RTLH).

Kedua rumah ini layak dapat bantuan karena lantainya masih tanah.

Yaitu, milik Suparman dan Arifin. Keduanya ada di Jalan Halmahera, RT 1/RW 3. Perbaikannya, menurut Gus Ipul–panggilannya–akan dilakukan bersamaan dengan pengerjaan RTLH di Kota Pasuruan.

“Saya juga mengapresiasi sinergitas yang dilakukan oleh TNI, Polri, dalam membantu warga yang terdampak bencana,” tuturnya. (riz/hn)

Editor : Jawanto Arifin
#puting beliung #bencana pasuruan #pemkot pasuruan