Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Lama Dipasang, Portal E-Parkir di Pasar Kebonagung Tak Kunjung Berfungsi

Muhamad Busthomi • Rabu, 8 November 2023 | 20:05 WIB
BELUM BERFUNGSI: Kondisi portal e-parkir di Pasar Kebonagung yang tak kunjung difungsikan, meski sudah dipasang setahun terakhir.
BELUM BERFUNGSI: Kondisi portal e-parkir di Pasar Kebonagung yang tak kunjung difungsikan, meski sudah dipasang setahun terakhir.

PURWOREJO, Radar Bromo - Sudah sekitar setahun terakhir portal e-parkir menghiasi pintu masuk Pasar Kebonagung. Namun, e-parkir tak kunjung diterapkan di pasar rakyat itu.

Pemkot Pasuruan tampaknya butuh waktu lama untuk menerapkan e-parkir itu.

Padahal, pemerintah sebelumnya menargetkan perangkat tersebut sudah mulai beroperasi September lalu.

Namun, hingga saat ini, rencana tersebut belum juga direalisasikan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah tak menepis jika penerapan e-parkir memang masih perlu waktu.

”Kami perlu siapkan instrumen hukumnya terlebih dahulu,” kata Yanuar.

Ia tetap menargetkan penerapan e-parkir di Pasar Kebonagung akan menjadi pilot projects di sejumlah pasar lain.

Ia berharap hal itu akan memudahkan pencatatan pendapatan asli daerah. Sekaligus menutup celah potensi kebocoran dalam penerimaan retribusi.

”Tetapi, memang tidak bisa diterapkan ujug-ujug,” akunya kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Terlebih, yang mengelola e-parkir itu bukan pemerintah daerah saja.

Melainkan dengan melibatkan pihak ketiga. Sehingga, perlu ada pembahasan soal bentuk kerja sama yang akan dijalin.

Pengelolaannya harus diatur secara rigid. Termasuk hasil pendapatannya.

”Ini yang sekarang masih kita matangkan. Dari pihak ketiga juga masih perlu menyiapkan SDM,” katanya.

Namun, Yanuar memastikan sudah memiliki data potensi pendapatan yang diraup jika e-parkir diterapkan.

Data tersebut mengacu pada data potensi pembeli yang setiap harinya melakukan transaksi di pasar tersebut.

”Sedangkan untuk pedagang akan mendapat pengecualian, kemungkinan retribusi hanya untuk pembeli yang masuk,” katanya. (tom/mie)

Editor : Jawanto Arifin
#pasar kebonagung #e-parkir #pemkot pasuruan