Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Baru ada 14, Dewan Dorong Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Pasuruan

Iwan Andrik • Sabtu, 14 Oktober 2023 | 23:35 WIB
DESA WISATA: Kawasan Wonokitri yang sudah jadi Desa Wisata Edelweiss. Sejauh ini, di Kabupaten Pasuruan baru ada 14 desa dan 1 kelurahan yang jadi desa wisata.
DESA WISATA: Kawasan Wonokitri yang sudah jadi Desa Wisata Edelweiss. Sejauh ini, di Kabupaten Pasuruan baru ada 14 desa dan 1 kelurahan yang jadi desa wisata.

BANGIL, Radar Bromo - Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Pasuruan jadi sorotan dewan. Banyak desa yang memiliki potensi wisata, namun belum dimaksimalkan keberadaannya.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Hatta Rifki memandang, pengembang desa wisata perlu dilakukan Pemkab Pasuruan. Selain menumbuhkan desa-desa wisata, juga mendorong peningkatan kemandirian desa wisata yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Hal itu dinilai penting agar desa wisata di Kabupaten Pasuruan bisa eksis dan terus berkembang. Sehingga, mampu mendongkrak pendapatan asli desa (PAD) dan mampu membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.

"Banyak desa-desa di daerah lain bisa mendapatkan PAD besar berkat pengembangan desa wisatanya. Seperti di wilayah Mojokerto dengan Taman Ganjarannya atau desa-desa lainnya. Ini perlu diikuti Pemkab Pasuruan agar desa wisata di Kabupaten Pasuruan bisa berkembang," sampai Hatta Rifki.

Untuk mewujudkan hal itu, Pemkab Pasuruan harus hadir. Guna mendorong peningkatan desa wisata. Baik dari sisi infrastruktur ataupun pengembangan SDM.

"Perlu dukungan dari daerah dengan pelatihan atau peningkatan sarana dan prasarananya," timpalnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati mengakui, Pemkab Pasuruan terus berusaha untuk memberikan sokongan kepada desa-desa wisata di wilayahnya. Hal itu diwujudkan dengan pemberian pendampingan seperti penyelenggaraan bimtek bagi pelaku ataupun pengelola desa wisata.

Selain itu, peningkatan infrastruktur juga dilakukan. Seperti penyediaan gapura untuk desa wisata dan hal lainnya.

Menurut Eka, sejauh ini jumlah desa wisata di Kabupaten Pasuruan memang belum banyak. Masih ada 14 desa dan 1 kelurahan yang menjadi desa wisata di Kabupaten Pasuruan.

"Ini bergantung juga dengan potensi desa tersebut dan kemauan SDM di desa setempat untuk mengembangkannya. Kami senantiasa memberikan pendampingan seperti dengan pelatihan," jelasnya. (one/mie)

Editor : Jawanto Arifin
#dprd kabupaten pasuruan #desa wisata