Hal itu disampaikan Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf dalam beberapa pertemuan beberapa waktu lalu. Dia mengatakan, keinginannya membangun masjid setelah melihat pembangunan payung madinah yang diklaim sukses. Banyak pengunjung yang datang ke Kota Pasuruan.
“Yang saya inginkan kedepan Kota Pasuruan menjadi kota dengan wisata religi terbaik di Indonesia,” katanya.
Dia mengatakan, Kota Pasuruan tidak kalah dengan daerah-daerah lain. Terutama dari sisi daya tarik wisata religi. Misalnya, Surabaya punya wisata makam Sunan Ampel, Gresik punya Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim. Kemudian Lamongan dengan Sunan Drajat, sedangkan Tuban dengan wisata makam Sunan Bonang.
“Tapi yang punya masjid yang luas dengan bangunan payung madinah cuma Kota Pasuruan,” katanya.
Hal itu juga yang membuatnya ingin mengembangkan wisata religi di kota santri. Bila ada kawasan yang kental dengan nuansa Madinah, kata Gus Ipul, tidak salah bila kemudian ada kawasan bernuansa Makkah. Dia merencanakan suatu saat Kota Pasuruan bisa memiliki masjid seperti di tanah suci.
“Lahannya kita sudah punya. Ada yang siap dibangun masjid dengan nuansa Masjidil Haram di Krampyangan,” katanya.
Namun pembangunannya masih akan diusulkan ke Pemprov Jawa Timur. Gus Ipul berharap pemerintah provinsi bisa mengucurkan bantuan keuangan untuk merealisasikan pembangunan masjid tersebut. Bila itu terwujud, Kota Pasuruan semakin memiliki daya pikat bagi wisatawan religi.
“Bu Gubernur punya respon yang luar biasa kepada kita selama ini. Mudah-mudahan rencana ini nanti juga bisa dibantu sehingga Pasuruan menjadi kota manasik terbaik,” katanya. (tom/fun) Editor : Ronald Fernando