Bahkan, kerusakan tersebut cukup mencolok. Mengingat atap gedung yang jebol berada pada bagian depan. Sebagian plafon bangunan di Jalan Pahlawan itu tampak menganga.
Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan Akung Novajanto mengaku sudah mengetahui kerusakan gedung tersebut. Tetapi, perbaikan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, tidak ada pos anggaran untuk perbaikan tahun ini.
“Dalam APBD 2023 belum ada pos anggaran untuk perbaikan stadion. Jadi kerusakannya belum bisa diperbaiki,” katanya.
Tahun ini, dinasnya hanya mengajukan biaya pemeliharaan rutin. Nilainya juga hanya mencukupi untuk merawat rumput stadion.
Anggaran tersebut memang selalu diajukan setiap tahun. Berbeda dengan pemeliharaan gedung yang harus disesuaikan dengan kebutuhan.
“Anggaran pemeliharaan itu sifatnya rutin yang diajukan setiap tahun,” ungkapnya.
Karena itu, pihaknya akan lebih dulu menginventarisasi kerusakan gedung stadion secara keseluruhan. Bagian mana saja yang rusak dan perlu segera ditangani. Dengan demikian, dinasnya memiliki gambaran tentang besarnya anggaran perbaikan yang mesti diajukan.
“Kami upayakan secepatnya mengajukan perbaikan. Kalau melihat kondisinya secara umum memang kebutuhan anggaran relatif besar,” terangnya.
Setidaknya, setelah mengetahui tingkat kerusakannya, kata Akung, anggaran perbaikan bisa diajukan tahun depan. Kendati demikian, pihaknya akan mempertimbangkan prioritas perbaikan gedung stadion tersebut. Bila memang kerusakannya berat akan diusulkan dalam P-APBD 2023.
“Kami lihat prioritasnya untuk kegiatan keolahragaan. Yang paling dekat ya melalui P-APBD 2023,” tandasnya. (tom/hn) Editor : Jawanto Arifin