Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pasar Besar Masih Terlihat Kumuh meski Direvitalisasi, ini Langkah Pemkot

Jawanto Arifin • Sabtu, 25 Februari 2023 | 19:02 WIB
LEBIH RAPI: Kawasan Pasar Besar lebih tertata. Namun, masih banyak pedagang liar membuat kawasan setempat masih lekat dengan kesan kumuh. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
LEBIH RAPI: Kawasan Pasar Besar lebih tertata. Namun, masih banyak pedagang liar membuat kawasan setempat masih lekat dengan kesan kumuh. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Revitalisasi di Pasar Besar Kota Pasuruan tidak lantas membuat pasar itu bebas dari kesan kumuh. Banyak pedagang musiman atau biasa disebut pecokan di pelataran pasar tersebut.

Kondisi itu bahkan berlangsung setiap hari. Bahkan, tidak jarang mengakibatkan akses menuju pasar sulit. Sebab, terjadi penumpukan pedagang dan pembeli. Sehingga, membuat kondisi pasar terkesan kumuh.

Karena itu, Pemkot Pasuruan pun fokus menata mereka. Salah satu caranya, membatasi waktu berjualan pedagang liar itu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengaku, penataan dilakukan bertahap. Para pedagang pecokan tidak langsung dilarang berjualan. Langkah awal yang dilakukan dengan membatasi waktu berjualan mereka. “Tidak boleh melebihi jam 7 pagi,“ katanya.

Mereka memang mulai menggelar lapak dini hari. Terkadang menjajakan dagangannya sampai siang. Kondisi itu yang kemudian kerap menimbulkan crowded. Bahkan juga mengesankan pasar jadi kumuh. “Ini perlahan kami coba tertibkan,“ kata Yanuar.

Dengan penataan itu, diharapkan revitalisasi yang dimulai tahun lalu itu tidak percuma. Sebab, salah satu tujuan revitalisasi yaitu agar pasar menjadi bersih dan tertata. Tidak terlihat kumuh.

“Imbauan dan sosialisasi terus kami tingkatkan,“ kata Yanuar.



Agar tertib waktu, pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP setempat. Bila ada pedagang pecokan yang melebihi batas waktu, akan ditindak.

“Kami pantau terus perkembangan di lapangan. Kalau ada yang melanggar, nanti kami serahkan Pol PP untuk penanganannya,“ pungkasnya. (tom/hn) Editor : Jawanto Arifin
#revitalisasi pasar besar #pasar besar pasuruan #pemkot pasuruan