Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dinkes Launching UHC, Kini Warga Kab Pasuruan Berobat Hanya Bawa KTP

Jawanto Arifin • Selasa, 27 Desember 2022 | 12:05 WIB
ON SCREEN: Bupati Pasuruan Dr. H. M Irsyad Yusuf, SE, MMA saat me-launching UHC untuk jaminan kesehatan warga Kabupaten Pasuruan. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)
ON SCREEN: Bupati Pasuruan Dr. H. M Irsyad Yusuf, SE, MMA saat me-launching UHC untuk jaminan kesehatan warga Kabupaten Pasuruan. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan Senin (26/12) memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti. Dalam peringatan tersebut juga di-launching Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Pasuruan dan pemberian penghargaan untuk rumah sakit, sekolah dan perusahaan juga desa yang sudah mencapai Open Defecation Free (ODF).

Rangkaian peringatan dimulai sejak pagi dengan melakukan senam bersama keluarga besar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan dan tenaga kesehatan. Bupati Pasuruan dan Wakil Bupati Pasuruan serta segenap undangan ikut hadir.

Acara kemudian dilanjutkan di pendapa Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti. Di Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 tema yang diambil adalah, “Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku.”

Photo
Photo
APRESIASI: Pemberian penghargaan dari Pemkab Pasuruan kepada RSUD Bangil, RSUD Grati, Kecamatan Tosari, SMAN 1 Grati, PT. Tirta Investama dan PT Amerta Indah Otsuka. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Photo
Photo
PERAN PEMERINTAH: Bupati Pasuruan Dr. H. M Irsyad Yusuf, SE, MMA mengucapkan terima kasih kepada Dinkes, rumah sakit, dokter, perawat dan tenaga kesehatan yang sudah berjuang selama pandemi Covid-19. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Photo
Photo
OPTIMISTIS: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan dr Ani Latifah, M.Kes saat peringatan HKN kemarin di Pendapa Kabupaten Pasuruan. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)



Photo
Photo
MoU: Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara BPJS Kesehatan dan Dinkes Kabupaten Pasuruan untuk pelaksanaan UHC Kabupaten Pasuruan. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Photo
Photo
PERAN SERTA: Pemberian piagam penghargaan oleh Deputi Direksi Wilayah Jawa Timur BPJS Kesehatan, dr. I Made Puja Yasa, AAK kepada Kepala Dinkes Kabupaten Pasuruan dr. Ani Latifah, M.Kes. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Photo
Photo
Piagam Penghargaan RSUD Bangil atas Akreditasi Paripurna. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Photo
Photo
Piagam Penghargaan RSUD Grati atas Akredtasi Paripurna. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)



Photo
Photo
Pemberian Apresiasi Dari Bupati Pasuruan atas 50 Desa yang meraih ODF. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Photo
Photo
AJAK SEHAT: Senam bersama di Halaman Pendopo Kabupaten Pasuruan sebelum Peringatan HKN-58. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan dr Ani Latifah mengatakan bahwa peringatan HKN ke-58 dengan tema Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku menggambarkan bangkitnya semangat optimisme seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Bersama-sama bahu membahu dan bergotong-royong menghadapi situasi kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Dalam peringatan HKN ini, juga di-launching UHC serta pemberian penghargaan kepada kecamatan dan desa yang sudah ODF. Serta mitra bakti husada untuk perusahaan di Kabupaten Pasuruan dan juga pemberian penghargaan 2 Rumah Sakit yaitu RSUD Bangil dan RSUD Grati yang mencapai Akreditasi Paripurna,” terangnya.

Penghargaan diberikan kepada Kecamatan Tosari sebagai kecamatan ODF pertama di Kabupaten Pasuruan, SMAN 1 Grati untuk penghargaan Sentra Pangan Jajanan Sehat di Kabupaten Pasuruan, PT Tirta Investama pabrik Keboncandi untuk penghargaan CSR percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pasuruan, PT. Amerta Indah Otsuka untuk penghargaan Mitra Bhakti Husada di Kabupaten pasuruan dan juga 50 Desa ODF di Kabupaten Pasuruan.



Bupati Pasuruan Kabupaten Irsyad Yusuf mengatakan, launching UHC merupakan bagian dari Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati agar masyarakat memperoleh hak-haknya dengan baik terutama di bidang kesehatan. “Alhamdulillah tahun ini kami bisa memenuhi harapan masyarakat Kabupaten Pasuruan dengan UHC Ini. Rencana ini sempat tertunda 2 tahun imbas pandemi. Mulai tahun 2023 jaminan kesehatan masyarakat Kabupaten Pasuruan bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Bupati menjelaskan per Januari 2023, UHC ini sudah bisa dimanfaaatkan untuk berobat. Sehingga warga tinggal datang ke rumah sakit atau puskesmas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, cukup hanya membawa KTP saja dan bisa langsung mendapatkan layanan kesehatan. Diharapkan tidak ada lagi fotocopy KTP yang dinilai tidak efektif.

“Saya harap cuma bawa KTP atau dokumentasi administrasi yang sah agar pelayanan simpel dan efektif,” ujarnya.

Bupati meminta agar Dinkes berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dan OPD terkait. Seperti Dispendukcapil dan Dinsos untuk kesesuaian data agar layanan ke masyarakat bisa benar-benar optimal.

Deputi Direksi Wilayah Jawa Timur BPJS kesehatan, dr. I Made Puja Yasa, mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab Pasuruan. Bahkan saat ini Kabupaten Pasuruan tercatat sebagai kota/kabupaten dengan peringkat ketiga tertinggi dalam pengalokasian anggaran untuk UHC setelah Surabaya dan Kabupaten Bojonegoro. (*) Editor : Jawanto Arifin
#uhc kabupaten pasuruan #dinkes kabupaten pasuruan #hkn ke 58