Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Diano Vella Very mengatakan, pekerjaan pembangunan dampak kebakaran Pasar Nguling terus dilakukan. Per Rabu (16/11), progresnya masih 73 persen.
"Untuk bangunannya sudah berdiri. Ini kan yang dibangun adalah yang paling terdampak atau seputaran titik api," katanya.
Namun, progres tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan pada pertengahan November ini. Ada keterlambatan sekitar 14 persen.
"Seharusnya sudah di atas 80 persen ya. Karena ada keterlambatan masih di bawahnya," ungkapnya.
Menurutnya, keterlambatan itu terjadi karena rolling door belum terpasang secara keseluruhan. Pihak pelaksana masih proses mendatangkan bahan. Bila semua sudah dipasang, maka akan cepat selesai. "Belum datang. Ini masih proses," ungkapnya.
Pembangunan Pasar Nguling sendiri ditarget harus selesai akhir November. Jika tak selesai, maka pihak pelaksana akan didenda. Karena itu, pihaknya berharap ada percepatan pengerjaan. Pihaknya meminta proyek itu dibuat dua sif.
"PPKOM menginstruksikan agar dilakukan kerja dua sif (lembur) untuk mengatasi keterlambatan. Dan instruksi sudah dijalankan dua minggu terakhir," ungkapnya. (sid/hn) Editor : Jawanto Arifin