Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Longsor Terjadi Tosari, Jalur Bromo Masih Bisa Dilewati

Jawanto Arifin • Rabu, 26 Oktober 2022 | 12:05 WIB
TUTUPI JALAN: Material yang menutupi badan jalan di Baledono, Tosari. Longsor terjadi usai hujan deras mengguyur Selasa (25/10) siang. (Foto: Istimewa)
TUTUPI JALAN: Material yang menutupi badan jalan di Baledono, Tosari. Longsor terjadi usai hujan deras mengguyur Selasa (25/10) siang. (Foto: Istimewa)
TOSARI, Radar Bromo - Tosari memang menjadi langganan longsor saat musim hujan. Saat hujan Selasa (25/10) sore, longsor memang tak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya saja lalu lintas sempat terganggu.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, peristiwa longsor itu terjadi hampir dalam waktu bersamaan yakni terjadi sekitar pukul 15.00. Pertama terjadi longsoran tebing yang di atasnya ada sebuah warung di Desa Tosari. Titik kedua terjadi di jalan menuju Bromo dari arah Purwodadi. Tepatnya di Desa Ngadiwono.

Photo
Photo
ATASNYA WARUNG: Lokasi longsor di Tosari yang di atasnya terdapat warung. (Foto: Istimewa)

Hendy, Plt Camat Tosari mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi hujan lebat melanda daerahnya. Hujan ditaksir mengguyur wilayah Tosari sekitar dua jam. Karena itu, lantas tebing yang berada di bawah warung longsor.

"Material longsoran jatuh ke badan jalan penghubung antara Baledono dengan Tosari," katanya.



Menurutnya, longsoran itu terjadi pada tebing setinggi 4 meter dengan panjang 17 meter dan lebar 1,5 meter. Meskipun jatuh ke badan jalan, tapi tak sampai membuat jalan wisata menuju ke Bromo itu tak bisa dilewati.

"Selain warung juga ada pos perhutani. Tapi tidak sampai roboh. Jalan masih bisa dilewati," ungkapnya.

Hendy mengaku, pihaknya masih menunggu data detail dari anak buahnya yang ada di lapangan. Sampai berita ini ditulis, longsor yang terjadi di Ngadiwono belum bisa dilintasi. Sebab jalan provinsi tertutup material yang memenuhi badan jalan.

"Sementara tidak bisa dilalui. Ini kami masih berupaya untuk melakukan pembersihan agar jalan bisa dilewati kembali," tandasnya tadi malam. (sid/fun) Editor : Jawanto Arifin
#jalur bromo #bpbd kabupaten pasuruan #longsor pasuruan #longsor tosari