Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati menyebutkan, sejak dibuka kembali 20 Juni 2022, Pemandian Alam Banyubiru langsung diserbu pengunjung. Objek wisata andalan itu kembali bergairah. PAD pun bertambah.
Hingga saat ini, perolehan PAD dari Banyubiru saja sudah mencapai Rp 30 juta. Belum dari wisata lain, yakni Ranu Grati dan Gunung Bromo. ”Memang masih di kisaran Rp 50 juta. Tapi, setidaknya bisa mengerek PAD,” bebernya.
Menurut Eka, perolehan PAD dari sektor wisata memang masih jauh dari target. Tahun ini, Pemkab Pasuruan menarget perolehan PAD hingga Rp 250 juta. Target tersebut diancang-ancang untuk bisa diraup dari tiga sektor wisata. Selain Banyubiru, ada Ranu Grati dan Gunung Bromo.
Sejauh ini, upaya itu memang masih terganjal. Sebab, Banyubiru masih baru beroperasi lagi. Kendati begitu, Eka optimistis. Target perolehan PAD itu bisa dikejar. Selain animo masyarakat yang terus meningkat, kondisi terus membaik.
”Kami optimistis target bisa terpenuhi. Kami juga sedang berusaha,” jelasnya. (one/far) Editor : Jawanto Arifin