Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Puskesmas Pohjentrek Door to Door Deteksi Dini Penyakit Tak Menular

Jawanto Arifin • Kamis, 19 Mei 2022 | 19:41 WIB
CEK: Pemeriksaan gula darah dan tekanan darah oleh perawat Puskesmas Pohjentrek. (Foto: Puskesmas Pohjentrek for Jawa Pos Radar Bromo)
CEK: Pemeriksaan gula darah dan tekanan darah oleh perawat Puskesmas Pohjentrek. (Foto: Puskesmas Pohjentrek for Jawa Pos Radar Bromo)
POHJENTREK, Radar Bromo - Penyakit tidak menular (PTM) tidak bisa disepelekan. Tetapi PTM dalam jangka waktu yang panjang (kronis) dan menjadi penyakit katastropik dengan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Apalagi di awal perjalanan, PTM sering tidak bergejala, banyak yang tidak mengetahui dan menyadari jika mengidap PTM.

Hal inilah membuat kesadaran untuk memeriksakan diri atau deteksi dini kurang. Sehingga banyak yang baru periksa ketika terjadi komplikasi, bahkan berakibat kematian lebih dini.

Untuk meminimalisir tingginya PTM yang ada di wilayah unit organisasi bersifat fungsional (UOBF) Puskesmas Pohjentrek, memiliki Posyandu Lansia dan Posbindu. Puskesmas Pohjentrek juga melaksanakan skrining kesehatan lansia dengan cara door to door. Kegiatan ini dilakukan perawat, bidan desa dan petugas promosi kesehatan. Tujuan kegiatan skrining kesehatan lansia adalah meningkatkan kesadaran pada lansia untuk memelihara kesehatan sendiri, meningkatkan kemampuan dan peran serta keluarga dan masyarakat dalam mengatasi kesehatan lansia.

“Dengan skrining door to door ini, diharapkan lansia yang belum pernah datang ke Posyandu Lansia atau Posbindu, mau memeriksakan kesehatan dan meningkatkan kesadaran untuk memelihara kesehatan. Ada lansia yang memiliki gula darah tinggi tetapi baru tahu saat kegiatan ini dan belum pernah periksa, akhirnya dirujuk untuk ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut,” beber drg Achmas Muchtar, Kepala UOBF Puskesmas Pohjentrek.

Kegiatan skrining lansia meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan kegiatan konseling. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat mendeteksi PTM yang tidak disadari oleh lansia sedini mungkin. (sid/fun) Editor : Jawanto Arifin
#penyakit tidak menular #puskesmas pohjentrek