Bertanding dalam 3 x 25 menit, Persekap Jr sempat kerepotan menembus pertahanan tim asal Ngempit, Kraton, Kabupaten Pasuruan, tersebut. Terutama saat babak pertama. Head Coach Persekap Jr Sujito terlihat sengaja menurunkan pemain pelapis di awal pertandingan. Karena itu, daya gedor serangan belum begitu tajam.
Sepanjang babak pertama, Persekap Jr beberapa kali harus kehilangan bola. Terjadi kesalahan umpan oleh para pemain. ”Di samping pemain pelapis, mereka belum pernah turun selama penyisihan kemarin,” kata Sujito. Dalam uji coba kemarin, dia ingin seluruh pemain cadangan merasakan atmosfer pertandingan.
Baru memasuki babak kedua, Sujito menurunkan pemain inti yang digawangi Fran Adi. Kali ini, tempo pertandingan berjalan lebih cepat. Persekap Jr mulai tampil ofensif dengan mengandalkan penyerangan melalui sektor sayap. Dua gol dicetak Persekap Jr pada babak kedua. Masing-masing oleh Femas dan Fran Adi.
Memasuki babak ketiga, para penggawa Persekap Jr masih mendominasi pertandingan. Sujito beberapa kali merotasi pemainnya di semua lini. Hal ini membuat tim besutan duet pelatih Dwi dan Imam makin kewalahan. Tak hanya lihai dalam melakukan pressing. Para pemain Persekap Jr semakin tajam menyerang.
Gol ketiga tercipta dari sepakan Vidi dari luar kotak penalti. Sementara gol keempat diciptakan Fran Adi lagi melalui tendangan penalti setelah terjadi hands ball. Menjelang akhir pertandingan, giliran striker Persekap Jr Risky menggetarkan jala gawang Singo Barong FC. Shooting keras yang dilepaskan Risky setelah menerima umpan crossing tak dapat dibendung pemain lawan.
Sujito mengatakan, hasil pertandingan uji coba itu memang bukan target utama. Namun, dia tak memungkiri kemenangan tersebut juga akan memengaruhi mental pemain. Setidaknya mereka punya kepercayaan diri lebih menjelang putaran berikutnya.
Saat ini, Sujito berkonsentrasi mencari pengganti Ahlul dan Choirul Ibat. Sebab, dua pemain tersebut harus absen karena kena akumulasi kartu. Absennya Choirul Ibat akan berpengaruh terhadap performa tim. Sebab, sayap kanan Persekap Jr itu punya kelebihan tersendiri bagi tim. Ibat selama ini selalu menjadi sebelas pertama (line up).
”Ibat bisa mengatur ritme permainan yang bagus. Tim lebih solid. Sekarang fokus kami mencari pengganti Ibat dan Ahlul. Di samping peningkatan teknik dan stamina pemain,” ujarnya. (tom/far) Editor : Jawanto Arifin