Upacara pelantikan dilangsungkan di Bumi Kandung Watukosek dan dihadiri beberapa pejabat Polri. Saat dilantik, ratusan siswa yang berasal dari berbagai daerah itu tampak tegap, gagah, dan bangga. Momentum pelantikan ini adalah hari bersejarah dalam karir mereka. Menjadi titik awal pengabdian sebagai Bhayangkara Muda.
Selepas dari pendidikan selama 5 bulan, mereka resmi menyandang pangkat Bhayangkara Dua atau Bharada. Selanjutnya, mereka akan ditempatkan di polda (kepolisian daerah) jajaran yang ada di seluruh Indonesia.
Upacara pelantikan tamtama dipimpin oleh Karo Jianbang Lemdiklat Polri Brigjen Pol Dr Juansih, Dra, S.H., M.Hum. Dalam amanat Kepala Lemdiklat Polri yang dibacakan oleh Brigjen Pol Dr Juansih, Kalemdiklat menyatakan hari ini kekuatan tamtama Polri resmi bertambah 500 personel.
”Selanjutnya, bulatkan tekad dan semangat darma bakti kepada Polri, masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Brigjen Pol Dr Juansih saat membacakan amanat Kalemdiklat Polri.
Ditambahkan dalam amanat, Bhayangkara Muda harus mampu beradaptasi di era kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi mengubah lanskap kehidupan masyarakat menjadi lebih terbuka, tanpa batas, dan serbacepat. Tentunya juga era globalisasi Revolusi Industri 4.0 ini memunculkan kejahatan-kejahatan yang memanfaatkan kemajuan IT (cyber crime).
”Oleh karena itu, Polri harus belajar dan terus belajar guna meningkatkan kemampuannya yang unggul di era police 4.0,” tambah Brigjen Pol Dr Juansih.
Upacara pelantikan ditutup dengan yel-yel khas Korps Brimob. Acara berlangsung semakin khidmat karena juga dihadiri oleh Wakil Komandan Korps Brimob Polri Brigjen Pol Drs Setyo Boedi Moempoeni Harso, S.H., M.Hum. (*) Editor : Jawanto Arifin