Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dulu Ada 17 Titik Penyekatan di Kota Pasuruan, Kini Sisa Enam Titik

Jawanto Arifin • Rabu, 17 November 2021 | 00:47 WIB
TETAP DISIAGAKAN: Personel gabungan yang standby di simpang Kumala saat malam hari. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
TETAP DISIAGAKAN: Personel gabungan yang standby di simpang Kumala saat malam hari. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Pandemi Covid-19 di Kota Pasuruan yang melandai sejak sebulan terakhir membuat titik penyekatan berkurang. Saat ini satgas penanganan Covid-19 hanya memberlakukan penyekatan di enam titik di seputar alun-alun.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP Yudhiyono mengungkapkan, saat ini Kota Pasuruan sudah masuk Level 1 dan angka Covid-19 terkendali. Karena itu, titik penyekatan juga mengalami penyesuaian dari sebelumnya ada 17 titik menjadi enam titik saja.

Enam titik ini berada di ruas jalan menuju dan areal seputar alun-alun. Yakni di Simpang Wiroguno, Simpang PLN Lama, Jalan Dewi Sartika, Simpang Kumala, Jalan Belitung dan Jalan Sumatera. Penyekatan berlangsung malam hari mulai pukul 21.00.

"Sesuai kesepakatan dengan tim satgas, saat ini tinggal enam titik. Ini sudah berlangsung mulai pekan lalu. Untuk Senin sampai Jumat pukul 21.00 sampai 22.00 sementara Sabtu dan Minggu 21.00 hingga 23.00," ungkapnya.

Mantan Kasatlantas Polres Bondowoso ini menjelaskan, pihaknya melihat prokes di masyarakat masih baik. Namun terkadang pihaknya masih menemukan warga yang kurang memperhatikan seperti membawa dan tidak dipakai. Atau memakai masker tapi pemakaiannya tidak sempurna menutup hidung dan mulut.



Pihaknya berharap agar kondisi yang kondusif ini tetap berlanjut hingga tahun baru. Meski kasus Covid cenderung terkendali, masyarakat tidak boleh sampai lengah apalagi tidak menaati aturan prokes yang ada sebab pandemi masih berlangsung.

"Semoga angka Covid-19 terus turun. Penyekatan ini sebagai pengingat pada masyarakat agar tidak lengah dan selalu waspada," sebut Yudhi. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin
#penyekatan kota pasuruan #level 1 kota pasuruan #covid-19 kota pasuruan