Kemarin, tim manajemen Jawa Pos Radar Bromo di Probolinggo dan Pasuruan, mengunjungi pelanggan terlama. Sembari menyapa, manajemen juga memberikan bingkisan untuk kenang-kenangan.
Di Probolinggo, Direktur Jawa Pos Radar Bromo H.A Suyuti, ikut serta. Door to door bersama manajer umum-pemasaran, manajer event dan iklan, serta pimpinan redaksi. Setidaknya, ada 6 pelanggan yang dikunjungi dalam acara silaturahmi kemarin.
Mulai pelanggan Nazir yang tinggal di Perum Triwung 73 Kota Probolinggo, sampai H. Mansuri, pelanggan Radar Bromo sejak 22 tahun lalu yang ada di Desa Banyuanyar Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.
Nazir mengatakan, selama hayat di kandung badan, insyaallah akan setia langganan Jawa Pos Radar Bromo. Karena memang jarang ke mana-mana. Sementara kebutuhan informasi tetap. Sehingga, ia berharap Jawa Pos Radar Bromo tetap dan selalu bisa memenuhi kebutuhan informasi.
”Radar Bromo itu bahasanya mudah dipahami. Istilah-istilahnya juga mudah dimengerti. Jarang ada istilah asing. Lagi pula, koran datangnya selalu pagi. Pukul 6 atau 6.15. kalau siang datangnya kan sudah basi,” kata pelanggan sejak tahun 2004.
Hal serupa juga diungkapkan H. Mansuri. Pelanggan asal Desa Banyuanyar Kidul itu mengaku dirinya berlangganan Radar Bromo sejak awal berdiri atau 22 tahun lalu. Karena dirinya senang baca, agar selalu bisa mengikuti informasi.
”Kalau ada apa-apa, saya selalu tahu duluan. Soalnya tiap hari saya baca. Seperti ada kebakaran di Gending beberapa hari lalu, saya tahu. Senengnya saya, Jawa Pos Radar Bromo ini ndak pernah libur. Ada terus korannya,” terangnya.
Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Bromo H.A. Suyuti mengatakan, serangkaian kegiatan HUT Radar Bromo ke-22, mengunjungi pelanggan yang sudah lama adalah bentuk penghargaan perusahaan. Karena, tanpa mereka, Jawa Pos Radar Bromo bukanlah apa-apa. Merekalah yang sampai saat ini mempercayai koran sebagai media memberikan informasi di tengah banyaknya informasi hoaks yang meresahkan masyarakat.
”Rata-rata lebih dari 20 tahun berlangganan Jawa Pos Radar Bromo. Bahkan, sebelum Radar Bromo ada, sudah langganan Jawa Pos. kondisi itu menjadi kebanggaan perusahaan, karena masih dipercayai masyarakat untuk membaca Jawa Pos Radar Bromo,” terangnya. (mas/fun) Editor : Jawanto Arifin