Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Milad ke 22, Radar Bromo Sapa Pembaca Setia ke Rumah

Jawanto Arifin • Rabu, 28 Juli 2021 | 14:21 WIB
APRESIASI: Direktur Jawa Pos Radar Bromo HA Suyuti menemui pembaca setia di rumahnya. (Foto: Fahreza Nuraga/Jawa Pos Radar Bromo)
APRESIASI: Direktur Jawa Pos Radar Bromo HA Suyuti menemui pembaca setia di rumahnya. (Foto: Fahreza Nuraga/Jawa Pos Radar Bromo)
MAYANGAN, Radar Bromo - Sudah 22 tahun Jawa Pos Radar Bromo hadir di tengah masyarakat. Sampai kini masih banyak yang pembaca setia koran dengan oplah terbesar di Probolinggo dan Pasuruan ini. Manajemen Jawa Pos Radar Bromo pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi pembaca setia.

Kemarin, tim manajemen Jawa Pos Radar Bromo di Probolinggo dan Pasuruan, mengunjungi pelanggan terlama. Sembari menyapa, manajemen juga memberikan bingkisan untuk kenang-kenangan.

Di Probolinggo, Direktur Jawa Pos Radar Bromo H.A Suyuti, ikut serta. Door to door bersama manajer umum-pemasaran, manajer event dan iklan, serta pimpinan redaksi. Setidaknya, ada 6 pelanggan yang dikunjungi dalam acara silaturahmi kemarin.

Mulai pelanggan Nazir yang tinggal di Perum Triwung 73 Kota Probolinggo, sampai H. Mansuri, pelanggan Radar Bromo sejak 22 tahun lalu yang ada di Desa Banyuanyar Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.

Nazir mengatakan, selama hayat di kandung badan, insyaallah akan setia langganan Jawa Pos Radar Bromo. Karena memang jarang ke mana-mana. Sementara kebutuhan informasi tetap. Sehingga, ia berharap Jawa Pos Radar Bromo tetap dan selalu bisa memenuhi kebutuhan informasi.

Photo
Photo
DOOR TO DOOR: Selama berkunjung ke rumah pembaca, Jawa Pos Radar Bromo juga didoakan agar selalu eksis dan terdepan memberikan informasi. (Foto: Fahreza Nuraga/Jawa Pos Radar Bromo)

Radar Bromo itu bahasanya mudah dipahami. Istilah-istilahnya juga mudah dimengerti. Jarang ada istilah asing. Lagi pula, koran datangnya selalu pagi. Pukul 6 atau 6.15. kalau siang datangnya kan sudah basi,” kata pelanggan sejak tahun 2004.

Hal serupa juga diungkapkan H. Mansuri. Pelanggan asal Desa Banyuanyar Kidul itu mengaku dirinya berlangganan Radar Bromo sejak awal berdiri atau 22 tahun lalu. Karena dirinya senang baca, agar selalu bisa mengikuti informasi.

”Kalau ada apa-apa, saya selalu tahu duluan. Soalnya tiap hari saya baca. Seperti ada kebakaran di Gending beberapa hari lalu, saya tahu. Senengnya saya, Jawa Pos Radar Bromo ini ndak pernah libur. Ada terus korannya,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Bromo H.A. Suyuti mengatakan, serangkaian kegiatan HUT Radar Bromo ke-22, mengunjungi pelanggan yang sudah lama adalah bentuk penghargaan perusahaan. Karena, tanpa mereka, Jawa Pos Radar Bromo bukanlah apa-apa. Merekalah yang sampai saat ini mempercayai koran sebagai media memberikan informasi di tengah banyaknya informasi hoaks yang meresahkan masyarakat.

”Rata-rata lebih dari 20 tahun berlangganan Jawa Pos Radar Bromo. Bahkan, sebelum Radar Bromo ada, sudah langganan Jawa Pos. kondisi itu menjadi kebanggaan perusahaan, karena masih dipercayai masyarakat untuk membaca Jawa Pos Radar Bromo,” terangnya. (mas/fun) Editor : Jawanto Arifin
#jawa pos radar bromo #media cetak #tokoh probolinggo #radar bromo #hut radar bromo 22