Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Hari Aprianto mengatakan, lapangan tenis di kawasan Pendapa, sebenarnya perlu diperbaiki. Tapi, rencana perbaikannya dibatalkan. Ada yang lebih urgen.
Anggaran Rp 1,6 miliar yang disiapkan pun dialihkan untuk penanganan Covid-19. “Rehab lapangan tenis di area Pendapa, belum bisa direalisasikan tahun ini. Ada refocusing anggaran," ujarnya.
https://radarbromo.jawapos.com/pasuruan/22/03/2021/bupati-usulan-rehab-rumah-dinas-lapangan-tenis-dari-opd/
Jika lapangan tenis batal, tidak demikian dengan Rumah Dinas Bupati Pasuruan. Menurut Hari, kondisi rumah dinas yang juga berada di area Pendapa, memprihatinkan. Kondisi tersebut sudah lama. Tahun kemarun sudah disulkan, tapi tak direalisasikan karena korona.
Tahun ini, perbaikannya kembali direncanakan. Kini, proyek yang dialokasikan Rp 2 miliar itu masih tahap lelang. “Kalau untuk rumah dinas sudah sangat urgen. Kondisinya memperihatinkan. Sudah keropos lantaran lama tak tersentuh pembenahan,” ujarnya melalui Kabid Pembinaan dan Penataan Bangunan Dinas Perkim Kabupaten Pasuruan, Hario. (one/rud) Editor : Jawanto Arifin