Pemandian alam Sumber Kemado sebenarnya sudah lama ada. Sumber air di pemandian ini berasal dari mata air di akar pohon Kemado.
Lokasinya di Dusun Kucur. Di kaki gunung Arjuno dengan ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan air laut (dpl).
Namun, dulu pemandian ini hanya berupa tempat mandi biasa. Warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari umumnya memanfaatkan pemandian ini untuk mandi dengan cara gerojokan. Lalu, sebagian besar airnya digunakan untuk pengairan sawah.
Baru sejak tahun 2018, Pemdes Sumberrejo berinisiatif mengembangkan pemandian ini. Tidak hanya untuk pengairan sawah, Pemdes memaksimalkan lokasi ini sebagai tempat wisata pemandian. Yaitu, Pemandian Alam Sumber Kemado.
Dibiayai dari Dana Desa (DD) dan swadaya masyarakat, Pemdes Sumberrejo membangun dua kolam besar untuk wisata pemandian. Masing-masing untuk dewasa dan anak-anak.
“Untuk operasional dan perawatan tiap harinya dikelola oleh BUMDes di Desa Sumberrejo. Biar maksimal,” terang Kades Sumberrejo Digsono.
Mata air di bawah Pohon Kemado pun dimanfaatkan untuk mengisi dua kolam yang dibangun. Airnya dingin serta jernih, juga tidak berbau.
“Tidak hanya itu. Air di sini juga dipercaya bisa menyembuhkan penyakit tulang. Seperti asam urat dan rematik, termasuk persendian,” tambah Kasun Kucur Dulamat.
Sejak dibangun pada 2018, hingga kini Pemandian Alam Sumber Kemado makin dikena. Sebelum pandemi korona terjadi, tempat ini selalu ramai pengunjung tiap harinya. Terutama saat weekend.
“Sebelum korona tiap harinya pengunjung minimal 25-30 orang. Sekarang rata-rata 10-15 orang, maksimal hanya 25 orang. Mereka datang dari sekitaran Pasuruan, Malang, Probolinggo, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang dan lain-lain,” lanjutnya.
Desa Sumberrejo sendiri tidak hanya memiliki wisata Pemandian Alam Sumber Kemado. Salah satu desa penghasil durian di Kabupaten Pasuruan ini juga memiliki wisata river tubing Kali Jempinang.
“Kini pemandian alam Sumber Kemado menjadi destinasi wisata unggulan di tempat kami selain durian dan river tubing Jempinang,” beber Kades Sumberrejo Digsono.
Fasilitas Pengunjung Cukup Lengkap
Pemandian Alam Sumber Kemado memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Tidak hanya dua kolam berukuran besar untuk berenang, berendam, maupun mandi bagi pengunjung.
Ada juga kamar bilas sekaligus ruang ganti. Juga balai pertemuan, musala, toilet, dan kantin. Lahan parkir di sana juga lumayan luas, bisa menampung belasan mobil. Juga ratusan motor.
“Fasilitas pendukungnya lumayan lengkap. Semuanya dibangun bertahan selama dua tahun terakhir. Ini dibangun biar pengunjung nyaman, juga betah saat berwisata ke Sumber Kemado,” ujar ketua BUMDEs Sumberrejo Nardiono.
Selain itu, akses jalan menuju ke Sumber Kemado cukup mudah dan terjangkau. Dari jalan nasional jurusan Surabaya – Malang via simpang empat Sengonagung, berjarak sekitar enam kilometer. Jalanan ke lokasi sudah beraspal dengan pemandangan yang indah.
“Dari jalan nasional ke lokasi ditempuh sekitar 15 menit saja. Untuk mobil dan mini bus, bisa masuk dan parkir di dalam tempat wisata,” tuturnya.
Tiket masuk ke lokasi ini juga murah dan terjangkau. Saat weekday, tiketnya Rp 8.000 per orang dan weekend Rp 10.000. Lalu, parkir motor Rp 3.000 dan mobil Rp 5.000.
Novi, salah seorang pengunjung dari Prigen mengaku sering berwisata ke Sumber Kemado untuk berendam atau berenang. Biasanya dia datang bersama teman kerja atau keluarga.
“Saya sering ke tempat ini. Karena murah, terjangkau, dan aksesnya mudah. Juga terasa nikmat saat mandi, berendam dan berenang di kolam pemandiannya. Karena airnya jernih, lumayan dingin, serta segar dan tanpa kaporit,” cetusnya. (zal/hn) Editor : Jawanto Arifin