Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemohon Rekomendasi Umrah di Kota Pasuruan Nihil

Jawanto Arifin • Senin, 13 Juli 2020 | 22:00 WIB
Photo
Photo
PURWOREJO, Radar Bromo - Adanya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia dan berbuntut pada kebijakan penghentian penerimaan jamaah haji maupun umrah dari luar Arab Saudi. Kebijakan ini juga berdampak pada pemohon rekomendasi umrah di Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan.

Bila biasanya Kemenang mengeluarkan rata-rata 10 rekomendasi per hari, kini sama sekali tidak ada pemohon. Kasi Haji Kemenag Kota Pasuruan Muhammad Ismail mengatakan, animo masyarakat Kota Pasuruan untuk menunaikan ibadah umrah sebenarnya masih tinggi. Namun, adanya kebijakan Pemerintah Arab Saudi untuk menghentikan penerimaan jamaah dari luar, membuat pengajuan rekomendasi umrah juga terdampak.

“Permintaan rekomendasi umrah biasanya memang tinggi. Apalagi, selama Ramadan, tambah tinggi lagi. Banyak masyarakat Kota Pasuruan yang ingin pergi ke Tanah Suci. Cuma beberapa bulan ini kami tidak mengeluarkan rekomendasi umrah,” ujarnya.

Ismail menjelaskan, selama ini tingginya permintaan rekomendasi umrah di Kota Pasuruan, biasanya disebabkan masyarakat tidak perlu menunggu antrean untuk beribadah di Makkah. Ini, tidak seperti ibadah haji yang hanya bisa dilakukan setahun sekali.

Selain itu, ongkos yang harus dikeluarkan masyarakat untuk menunaikan ibadah umrah relatif lebih terjangkau. Karena, ongkosnya lebih murah daripada ibadah haji.

“Kalau biasanya dalam sehari kami bisa mengeluarkan rekom umrah minimal 10 orang karena pengajuannya yang tinggi. Cuma karena ada pandemi, otomatis tidak ada yang mengajukan rekom,” ujar Ismail. (riz/rud/fun) Editor : Jawanto Arifin
#rekomendasi umrah kota pasuruan #kemenag kota pasuruan