Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII wilayah Gempol-Pasuruan-Probolinggo Rudy Napitupulu mengungkapkan, tahun ini tidak ada rehab jembatan di wilayah BBPJN VIII. Sebab, pihaknya lebih memprioritaskan perbaikan empat ruas jalan nasional yang dinilai lebih membutuhkan penanganan segera.
"Untuk perbaikan yang berhubungan dengan fisik pada jembatan tahun ini tidak ada. Kami cuma ada pengerjaan untuk perbaikan ruas jalan saja," ungkapnya.
Ia mengaku, sebenarnya BBPJN VIII berencana melakukan pelebaran pada sejumlah jembatan. Misalnya Jembatan Bukwedi dan Jembatan Rejoso. Namun, pengajuan ini belum ada jawaban dari pusat. Penanganannya juga membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
Meski demikian, BBPJN VIII tetap melakukan pemeliharaan pada jembatan yang ada di ruas jalan nasional mulai Gempol hingga Kota Probolinggo. Anggarannya sendiri jadi satu dengan anggaran penanganan jalan sepanjang 113 kilometer senilai Rp 34 miliar. Pelaksanaanya berupa long segment, sehingga jika ada jembatan yang membutuhkan penanganan, pelaksana proyek jalan harus ikut memperbaikinya.
"Pemeliharaan tetap kami lakukan. Namun sifatnya rutin. Misal ada yang berlubang langsung kami tutup. Penanganan tergantung kerusakan di lapangan," sebut Rudy. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin