Insiden itu terjadi di sebuah rumah di kawasan Perumahan Bugul Permai Kota Pasuruan. Saat itu korban memasang tandon air di rumah milik Purwoko. Saat itu dia tak sendiri. Ada lima pekerja lainnya yang membantu.
Sekitar pukul 08.00, mereka hendak memasang penyangga tandon air. Saat itu, posisi korban ada di tengah-tengah rangka penyangga tandon air. Ia bertugas mengangkat rangka bagian bawah. Sedangkan empat pekerja lainnya berada di luar penyangga yang bertugas menahan. Seorang lagi berdiri di atas untuk menarik penyangga menggunakan tampar.
"Pada saat rangka penyangga tandon air diangkat, tiba-tiba terkena aliran listrik," kata Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto.
Kontan saja kelima pekerja terhentak. Hanya Mahrus yang terjebak di antara rangka penyangga. Karena itu ia sulit menghindari sengatan listrik. Akibatnya, ia meregang nyawa seketika.Seketika itu juga pekerjaan dihentikan. Jasad korban lantas dibawa ke RSUD dr R Soedarsono untuk divisum. Polisi bergegas melakukan olah TKP.
"Dugaan sementara aliran listrik bersumber dari kabel pompa air, kemudian mengenai rangka penyangga. Korban kemudian meninggal karena tersengat aliran listrik itu," tutur Endy. (tom/hn/fun) Editor : Jawanto Arifin