Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur memastikan, tahun ini ruas jalan yang dilebarkan sepanjang 9,4 kilometer. Sasarannya, akses Bromo di Kecamatan Tosari.
“Jadi program ini memang berjalan 3 tahun, dari program Kemitraan Indonesia-Australia untuk Infrastruktur (KIAT). Mulai tahun 2019 sampai 2021 mendatang,” terang Suprijanto, Staf Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah Probolinggo di Pasuruan.
Sama seperti tahun lalu pelebaran jalan di Puspo. Usai dilebarkan, akses ke Bromo di Tosari nantinya memiliki lebar 8 meter. Bedanya, tahun ini lebih panjang. Bila tahun lalu, panjangnya mencapai 6,8 Km, tahun ini mencapai 9,4 kilometer.
Suprijanto menjelaskan, pelebaran jalan ke arah Bromo dari arah Pasuruan merupakan program untuk mendukung jalan wisata. Sehingga pelebaran tahun kemarin di Puspo, di tahap kedua ini akan berlanjut ke Kecamatan Tosari.
“Saat ini masih dalam konsultasi ke ULP (Jasa Unit Layanan Pengadaan). Namun secara teknis pelebaran jalan kanan kiri nanti akan dibeton hingga lebar 8 meter. Tujuannya untuk mendukung akses jalan wisata ke Tosari Bromo,” ungkapnya.
Harapannya dengan pelebaran jalan wisata ke arah Tosari/Bromo lewat Pasuruan bisa mendukung program wisata. Apalagi saat ini sudah makin banyak kendaraan yang lewat ke arah Bromo melalui jalur Pasuruan dan lewat dari Puspo, Tosari. (eka/mie) Editor : Jawanto Arifin