Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PLN untuk terus meningkatkan layanan dan kedekatan dengan para pelanggan. petugas mendatangi rumah pelanggan sambil berdialog dengan konsumen. Agar PLN bisa mendengar langsung masukan dari pelanggan, sehingga layanan dapat terus ditingkatkan.
PLN juga menyapa pelanggan dan stakeholders yang tersebar di Kota-Kabupaten Pasuruan serta Kota-Kabupaten Probolinggo. Dengan mengusung tema ‘Senyum Pelanggan Indonesia Benderang’ kegiatan sapa pelanggan PLN dilaksanakan secara serentak di Sembilan Unit Layanan.
PPLN UP3 Pasuruan juga memberi hadiah kepada konsumen yang berfoto di loket pelayanan PLN. Serta, memberikan bantuan pemeriksaan instalasi dan pemasangan grounding untuk 22 lembaga pendidikan nonkomersial.
Manajer UP3 Pasuruan Agus Setiono juga mengunjungi PT Cheil Jedang Indonesia yang berlokasi di Rejoso. Serta, Panti Sosial Miftahul Ulum di Dusun Godekan, Desa Tampung, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Agus juga menyapa pelanggan Central Motor Wheel Indonesia (CMWI) di PIER sambil menyampaikan program terbaru PLN yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan usaha. Manajer Bagian Konstruksi Rully Agus Widanarto mengunjungi mantan atlet lari Pasuruan, Misdi. Manajer Bagian Jaringan M. Zainuri mengunjungi tokoh masyarakat Pimpinan Pondok Riyadlatut Thullab Kiai Asnawi.
“Rangkaian kegiatan KPN 2019 ini mengacu pada permasalahan yang kerap dialami pelanggan. Seperti, permasalahan instalasi bangunan. dengan memanfaatkan momentum HPN, PLN hadir untuk memberikan solusi demi kepuasan pelanggan,” ujar Manajer PLN UP3 Pasuruan Agus Setiono.
Dalam kegiatan bantuan pemeriksaan instalasi ini, PLN bekerja sama dengan Lembaga Inspeksi Teknik-Tegangan Rendah (LIT-TR). Sekaligus, menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa instalasi listrik di rumah pelanggan di luar layanan PLN.
“Sebagai BUMN terbesar di Indonesia, PLN Pasuruan memiliki lebih dari 900 ribu pelanggan. Sehingga, diharapkan dapat mendengarkan suara pelanggan. Serta, tetap memberikan layanan terbaik kepada seluruh masyarakat secara merata,” ujar Agus. (mut/*) Editor : Fandi Armanto