Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hanya 62,7 Persen Aktif Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Jawanto Arifin • Selasa, 27 Agustus 2019 | 19:45 WIB
Photo
Photo
PASURUAN, Radar Bromo - Sejauh ini, belum semua warga Pasuruan dan Probolinggo menjadi peserta BPJS Kesehatan. Meski sudah mendaftar, ternyata tidak semua peserta rutin membayar iurannya. Bahkan, sejauh ini hanya 62,7 persen kepesertaan bukan penerima upah (BPU) yang rutin membayar iuran.

Humas BPJS Kesehatan Pasuruan Achmad Zammanar Azam mengatakan, kepesertaan BPJS Kesehatan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya di-cover Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

Serta, kelompok non-PBI yang dibagi lagi menjadi penerima upah (PU) seperti karyawan swasta, PNS, TNI Polri, dan BPU yang tidak mempunyai gaji tetap dan bukan pekerja (BP). Seperti pensiunan, investor, sampai pejabat negara. “Untuk peserta PBI, karena menerima bantuan iuran dari pemerintah, dipastikan kepesertaannya langsung ter-cover dan dibiayai pemerintah,” ujarnya.

Sedangkan untuk non-PBI cukup beragam. Tercatat untuk penerima upah, karena menerima gaji tetap dan iuran dikelola perusahaan atau lembaga, pembayaran iurannya cukup lancar. Sedangkan, BPU iurannya masih tergolong minim.

Bahkan, dari 252.766 peserta, tercatat hanya 62,7 persen yang aktif membayar. Penyebabnya beragam. Selain masih kurang kesadaran, juga ada faktor tidak merasa butuh saat tidak sakit. “Biasanya karena baru mendaftar saat sakit dan setelah ter-cover tidak melanjutkan. Ini yang membuat ada peserta yang tidak rutin membayar iuran,” ujar Achmad.

BPJS Kesehatan sendiri tidak menyulitkan peserta untuk membayar. Bisa di Kantor BPJS Kesehatan atau pihak lain yang menyediakan jasa pembayaran BPJS Kesehatan. Termasuk ada kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Pasuruan-Probolinggo. Jumlahnya mencapai 60 kader. Mereka rutin keliling ke warga agar bisa membayar iuran.

Sedangkan, jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan di Pasuruan-Probolinggo, sejauh ini ada 2.466.119 jiwa. Jumlah ini tercatat pada pertengahan 2019. Pihaknya berharap, ada kesadaran dari masyarakat untuk ikut rutin membayar iuran. Agar peserta yang menunggak tidak mengalami masalah saat akan berobat ketika sakit. (eka/rud) Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #kabupaten probolinggo #iuran bpjs #Kota Probolinggo #kesehatan #kabupaten pasuruan #bpjs kesehatan