Penyelidikan yang dilakukan sejauh ini belum banyak membuahkan hasil. Bahkan, polisi belum dapat mengidentifikasi satu per satu pelaku.
“Belum banyak perkembangan yang kami dapat. Namun, tetap akan dilakukan penyelidikan,” ujar Kapolsek Lumbang AKP Suparmin.
Untuk mengusut para pelaku, polisi mengaku telah menyisir sejumlah tempat yang diduga merupakan asal usul komplotan pelaku. Penyisiran tak hanya dilakukan di wilayah Lumbang.
Namun, juga menelusuri ke wilayah tetangga. “Seperti di Grati dan Nguling karena keterangan saksi menyebut para pelaku kabur ke arah utara,” ujarnya.
Suparmin mengakui, penyelidikan kasus itu cukup memakan waktu. Sebab, tidak banyak informasi yang didapat dari para saksi. Terlebih mengenai wajah atau ciri-ciri pelaku. “Karena mereka memakai penutup wajah. Jadi, sulit diidentifikasi,” ujarnya.
Diketahui, aksi pencurian yang terjadi di Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Jumat, 30 November 2018. Syukur, aksi kawanan pelaku dini hari itu berhasil digagalkan warga. Meski upaya menggagalkan pencurian itu harus dibayar dengan adanya korban yang terkena lemparan bondet pelaku. (tom/rud) Editor : Jawanto Arifin