Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana mengungkapkan, jumlah truk tangki yang dimiliki BPBD, cukup terbatas. Imbasnya, petugas penyalur air bersih, kerap keteteran untuk mengirimkan air.
Padahal, kebutuhan air bersih tidak hanya terjadi saat kekeringan. Saat musim penghujan pun, air bersih dibutuhkan.
“Ketika penghujan dan terjadi banjir, masyarakat membutuhkan air bersih. Memang, paling dominan kebutuhan air bersih terjadi saat kekeringan,” kata Bakti.
Karena itulah, pihaknya memandang perlu penambahan truk tangki air. Untuk merealisasikannya, BPBD sudah mengajukan dana melalui APBD 2019 sebesar Rp 400 juta.
“Kami sudah mengajukan dan disetujui. Rencananya tahun depan, penambahan truk tangki air akan direalisasikan,” pungkasnya. (one/fun) Editor : Jawanto Arifin