Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Lucky Danardono mengatakan, tahun ini pihaknya tidak akan menambah jumlah halte. Namun, hanya akan melakukan pemeliharaan rutin 16 halte yang ada.
Lucky mengatakan, untuk membangun halte baru diperlukan sejumlah persyaratan. Di antaranya, volume warga yang menggunakan angkutan umum di daerah itu tinggi. Sementara, saat ini angkutan umum kian ditinggalkan masyarakat.
“Pembangunan halte baru tahun ini tidak ada. Sebab, banyak warga yang lebih memilih kendaraan roda dua, sehingga angkutan umum kian sepi,” ujarnya.
Ia menyebut, tahun ini pihaknya hanya akan melakukan pemeliharaan rutin. Karenanya, pihaknya telah menyiapkan anggaran Rp 27 juta dari APBD 2018. Anggaran ini untuk pemeliharaan 16 halte sekali dalam setahun.
Lucky mengatakan, bentuk pemeliharaannya beragam. Jika halte itu masih layak, pihaknya hanya akan membersihkan dan mengecat ulang. Bila ditemukan rusak, material yang rusak akan diganti. “Tahun ini kami tetap lakukan pemeliharaan rutin 16 halte yang tersebar di sejumlah titik di Kota Pasuruan. Anggaran ini sama besar dengan tahun lalu,” ujarnya. (riz/rud) Editor : Jawanto Arifin