Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kecelakaan Maut di Sedarum, Polisi Pastikan Tak Ada Tersangka

Jawanto Arifin • Senin, 13 Agustus 2018 | 18:15 WIB
Photo
Photo
NGULING - Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Satlantas Polres Pasuruan memastikan tidak ada tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan seorang pejalan kaki, M. Imron, 16. Alasannya, tidak ada unsur kuat yang menyatakan sopir minibus yang menabrak korban bersalah. Justru, penyidik menemukan adanya unsur kelalaian dari M. Imron.

Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Ipda Heri Purnomo mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi. Baik warga sekitar maupun sopir Toyota Avanza yang terlibat dalam kecelakaan, pada 5 Agustus 2018. “Dalam penyelidikan diketahui pejalan kaki itu yang lalai. Saat menyeberang, dia tidak memperhatikan arus lalu lintas,” ujarnya.

Sedangkan, laju minibus yang dikemudikan Citradi Narapradana, 21, saat itu berkecepatan sedang. Saat kejadian berlangsung, kondisi Jalan Raya Sedarum, sedikit gelap. Sebab, saat itu lampu penerangan jalan tertutup pepohonan. “Korban menyeberang dengan kurang hati-hati. Di saat bersamaan melaju kendaraan dari arah Probolinggo. Sehingga, tubuh korban tersenggol spion mobil itu,” jelas Heri.

Diketahui, Minggu (5/8), M. Imron, warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, ditabrak minibus di Jalan Raya Sedarum. Akibatnya, remaja yang masih berstatus pelajar itu meregang nyawa seketika di tempat kejadian perkara. (tom/rud/mie) Editor : Jawanto Arifin
#penyeberang tewas #mobil tabrak penyeberang jalan #kecelakaan maut #jalur probolinggo-pasuruan