Insiden itu terjadi di Jalan Raya Sedarum, Nguling sekira pukul 00.10. Kecelakaan itu bermula saat Imron hendak menyeberang jalan dari arah selatan ke utara.
Saat yang sama, melaju Toyota Avanza bernopol N 1499 BI dari arah Probolinggo-Pasuruan. Kecelakaan terjadi saat mobil yang dikemudikan oleh Citradi Narapradana, 21, warga Desa Kedungpari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang itu melaju dengan cukup kencang.
Imron yang saat itu tengah berjalan di jalur Probolinggo-Pasuruan terserempet spion kiri mobil. "Korban kemudian terjatuh dan terpental ke selatan jalan," ungkap Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Heri Purnomo.
Akibatnya fatal. Korban mengalami benturan yang cukup keras. Hal itu menyebabkan sejumlah luka pada bagian dahi. Sedangkan hidung dan mulut korban juga mengalami perdarahan. Korban meregang nyawa di tempat kejadian perkara.
Tak lama berselang, warga dan polisi datang. Korban dievakuasi ke ruang pemulasaran RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan untuk divisum. Polisi juga langsung melakukan olah TKP. Sejauh ini, kecelakaan itu terjadi karena pengemudi minibus kurang berhati-hati.
"Informasi dari keluarga korban, dia memang keluar rumah beberapa hari sebelumnya. Sempat berada di Tongas dengan dua temannya mengendarai motor. Kemudian korban sendiri kecelakaan di Sedarum," kata Heri. (tom/mie) Editor : Muhammad Fahmi