Api di Gunung Ringgit Padam, Arjuno-Welirang Masih Membara, Merembet ke Kebun hingga Mojokerto

Rizal Syatori • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:53 WIB

 

MASIH MEMBARA: Proses pemadaman api kebakaran hutan di lereng Gunung Welirang, Selasa dinihari (20/10).
MASIH MEMBARA: Proses pemadaman api kebakaran hutan di lereng Gunung Welirang, Selasa dinihari (20/10).

 

PRIGEN, Radar Bromo –Kebakaran hutan di kawasan konservasi Tahura R. Soerjo mulai merambah perkebunan warga di Petung Ombo, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Memasuki hari keenam, Selasa (20/10), api mengarah ke wilayah Malang dan Mojokerto.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lapangan, titik api dan kepulan asap masih terlihat di lereng Gunung Arjuno, tepatnya di Petung Ombo. Juga di lereng Gunung Welirang. Ada pun di Gunung Ringgit, titik api maupun kepulan asap sudah tidak tampak.

"Api belum padam. Titik api masih ada di lereng Gunung Arjuno dan Welirang. Untuk di Ringgit sudah tidak ada," kata Kepala Resort 03 Pasuruan Dhimas Caraka.

Di lereng Gunung Arjuno, api bergerak dari atas ke bawah. Bahkan di Petung Ombo, kobaran api sudah masuk ke perkebunan warga. Selain itu, sebagian titik api juga mengarah ke wilayah Malang.

Sedangkan titik api di lereng Welirang tersebar di sejumlah lokasi. Antara lain, di Kop-kopan, Pondokan, dan Macan Mati. "Api juga mengarah masuk ke wilayah Mojokerto," bebernya.

Karena api belum padam, upaya pemadaman melalui jalur darat terus digencarkan. Pemadaman melibatkan petugas Polhut, Manggala Agni, serta relawan dari Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi. Relawan juga berasal dari Kelurahan Ledug, Prigen, dan Pecalukan, Kecamatan Prigen.

"Jumlah personel yang dilibatkan atau melakukan pemadaman mencapai ratusan orang," tuturnya.

Di lapangan, petugas dan relawan menghadapi kendala medan yang terjal serta arah angin yang tidak menentu. Kondisi tersebut menyulitkan proses pemadaman.

"Karena arah angin yang tidak menentu, api sulit dipadamkan. Petugas dan relawan kami instruksikan tetap memperhatikan dan mengutamakan keselamatan," tambahnya.

Di sisi lain, penyaluran air bersih ke desa terdampak kebakaran hutan masih berlangsung. Bantuan tersebut disalurkan ke Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen dan Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi.

Distribusi air bersih dilakukan setiap hari menggunakan truk tangki air curah, mulai pagi, siang, sore, hingga malam.

Bantuan berasal dari BPBD Kabupaten Pasuruan, pihak swasta atau perusahaan, partai politik, organisasi kemasyarakatan, serta pihak lainnya. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
arjuno pasuruan kebakaran welirang mojokerto