Sudah Di-Handrem tapi Mesin Masih Nyala, Truk Boks Jalan Sendiri lalu Nyemplung Parit di Pandaan

Rizal Syatori • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:10 WIB
NYEMPLUNG: Truk boks muatan es batu yang mengalami kecelakaan tunggal di Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
NYEMPLUNG: Truk boks muatan es batu yang mengalami kecelakaan tunggal di Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

 

PANDAAN, Radar Bromo– Sebuah truk boks bermuatan es batu bernopol AB 8896 EU, mengalami kecelakaan tunggal di jalur nasional Malang–Surabaya, tepatnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Truk tersebut tiba-tiba berjalan sendiri hingga terperosok ke dalam parit di sisi barat jalan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi Jumat (16/10) sekitar pukul 10.30 tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, truk boks tersebut dikemudikan oleh Alvin, warga Dusun Brubu, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen.

Sebelum kejadian, kendaraan roda empat tersebut diketahui sedang menepi di bahu jalan, dalam posisi mesin masih menyala.

"Truknya sedang berhenti di bahu jalan. Posisi mesin hidup dan sudah di-handrem (rem tangan). Saya posisi sedang turun dari ruang kemudi. Tiba-tiba saja truk berjalan sendiri ke depan dan langsung nyemplung ke parit," ujar Alvin saat ditemui di lokasi kejadian.

Kasus kecelakaan ini hanya mengakibatkan kerugian materiil, berupa kerusakan fisik pada bagian depan armada truk boks tersebut.

Proses evakuasi bangkai kendaraan dari dalam parit, baru dilakukan beberapa jam setelah kejadian.

Petugas dari Unit Lantas Polsek Pandaan langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) dengan mendatangkan satu unit truk derek.

"Kejadiannya menjelang salat Jumat. Setelah situasi memungkinkan, kendaraan kami evakuasi pada siang harinya setelah salat Jumat. Dipastikan nihil korban jiwa maupun luka, hanya kerugian materiil pada kendaraan truk boks," tegas Aiptu Sawiwit, anggota Unit Lantas Polsek Pandaan di TKP. (zal/one)

 

Editor : Muhammad Fahmi
nyemplung parit pasuruan Pandaan kecelakaan tunggal