
GRATI, Radar Bromo–Polisi masih menyelidiki pencurian sepeda motor milik kurir J&T di Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Sejumlah saksi diperiksa untuk mengungkap identitas dua terduga pelaku yang membawa kabur Honda Vario 125 beserta 23 paket kiriman di dalam tas belakang motor.
Aksi pencurian itu terjadi di pinggir jalan depan Toko Alcha, Rabu (14/10) sekitar pukul 08.28. Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku sekaligus menelusuri keberadaan motor dan puluhan paket yang ikut raib.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengatakan, penyelidikan dilakukan dengan menindaklanjuti laporan korban. “Kasusnya masih didalami. Sejumlah saksi sudah diperiksa untuk membantu mengungkap pelaku,” ujar Junaidi.
Korban berinisial AM, 33, warga Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, kehilangan sepeda motor saat mengantarkan paket kepada seorang penerima berinisial EP. Ketika itu, korban memarkirkan Honda Vario 125 miliknya sekitar 10 meter dari rumah penerima paket.
Motor tersebut diparkir menghadap ke selatan dengan kondisi kunci kontak masih menancap. Korban kemudian meninggalkan kendaraan sebentar untuk menyerahkan paket.
Namun, hanya berselang sekitar satu menit, korban mendapati motornya sudah tidak berada di tempat semula. Saat melihat ke arah selatan, korban mengetahui kendaraannya telah dibawa kabur salah seorang terduga pelaku.
Berdasarkan keterangan dalam laporan, pelaku diduga berjumlah dua orang. Salah seorang pelaku yang membawa Honda Vario milik korban mengenakan jaket hitam dan topi serta membawa alat pancing di punggungnya.
Sementara rekannya mengenakan helm dan kaus biru, dengan mengendarai Honda Beat warna hitam tanpa pelat nomor yang terlihat.
Kedua terduga pelaku kemudian melarikan diri ke arah selatan. Selain satu unit Honda Vario 125, pelaku turut membawa kunci kontak dan 23 paket J&T yang tersimpan di dalam tas atau rengkek bagian belakang motor.



