Gedung Perpustakaan Pandaan Pasuruan Mulai Dibenahi, Ini Bagian Krusial yang Ditangani

Rizal Syatori • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB
DIREHAB: Gedung Perpustakaan Pandaan yang mulai dibenahi. Dana Rp 105 juta digelontorkan, untuk merehab gedung literasi tersebut. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
DIREHAB: Gedung Perpustakaan Pandaan yang mulai dibenahi. Dana Rp 105 juta digelontorkan, untuk merehab gedung literasi tersebut. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

PANDAAN, Radar Bromo - Setelah sekian lama mengalami kerusakan fisik pada beberapa komponen bangunan, proyek rehabilitasi Gedung Perpustakaan Umum Pandaan, Kabupaten Pasuruan, akhirnya resmi dikerjakan.

Langkah pemeliharaan infrastruktur pelayanan publik ini disambut positif oleh masyarakat setelah kondisi atap bocor, keramik pecah, serta cat tembok yang kusam selama ini dikeluhkan mengganggu kenyamanan pengunjung.

Fasilitas ruang baca publik yang berlokasi di sisi sebelah barat dalam satu Kompleks Kantor Kecamatan Pandaan tersebut, kini telah dipenuhi oleh sejumlah pekerja bangunan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, struktur perancah (scaffolding) serta papan nama proyek, telah terpasang rapi di area depan gedung, sebagai penanda dimulainya pengerjaan fisik secara intensif.

Pemkab Pasuruan memprioritaskan proyek ini, agar fasilitas literasi di tingkat kecamatan dapat kembali berfungsi secara optimal dan representatif.

"Pekerjaan fisik di lapangan saat ini sudah berjalan selama sepekan terakhir. Proyek rehabilitasi Gedung Perpustakaan Umum Pandaan ini, masuk dalam skala prioritas kami. Ini merupakan usulan tahun lalu, yang berhasil direalisasikan pada tahun anggaran sekarang," tegas Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pasuruan, Heru Farianto.

Proyek pemeliharaan ini didanai langsung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pasuruan, dengan nilai kontrak sebesar Rp 105.078.207.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Pasuruan memercayakan pengerjaan fisik kepada CV. Presisi Cipta Kreasi selaku kontraktor pelaksana, dengan didampingi oleh CV. Royal Consultant, sebagai konsultan pengawas independen di lapangan.

Heru menambahkan, jenis pengerjaan fisik difokuskan pada perbaikan kerusakan fatal, guna meminimalisir gangguan cuaca menjelang musim penghujan.

Komponen utama pekerjaan meliputi pembongkaran dan penggantian struktur atap yang bocor, penggantian sebagian keramik lantai yang telah rusak, serta pengecatan ulang menyeluruh pada dinding interior dan eksterior.

Ditargetkan, seluruh rangkaian renovasi ini, rampung total pada 24 Oktober 2026, atau wajib tuntas dalam kurun waktu satu bulan kalender kerja. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
pembenahan gedung rehab literasi perpustakaan