Kebakaran di Lereng Gunung Arjuno: Api di Lali Jiwo Terkendali, Bergerak ke Puthuk Bulak Prigen

Rizal Syatori • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 20:41 WIB

ASAP TAK TERLIHAT: Kawasan puncak gunung Arjuno. Kepulan asap sudah tak terlihat di blok alas Lali Jiwo.

ASAP TAK TERLIHAT: Kawasan puncak gunung Arjuno. Kepulan asap sudah tak terlihat di blok alas Lali Jiwo.

 

PRIGEN, Radar Bromo-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Arjuno belum sepenuhnya berakhir. Meski titik api di Blok Lali Jiwo berhasil dikendalikan, sebagian api dilaporkan bergerak ke arah Puthuk Bulak yang masuk wilayah Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

Upaya pemadaman di Blok Lali Jiwo dilakukan Polhut Tahura R. Soerjo bersama sejumlah relawan yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA). Setelah berjibaku memadamkan api, petugas dan relawan akhirnya berhasil mengendalikan titik api di kawasan tersebut.

Kebakaran itu sendiri mulai terpantau sejak Sabtu (12/9). Dan dalam tiga hari terakhir, api membakar sejumlah vegetasi di kawasan hutan.

Pj Kades Tambakwatu Rochmah mengatakan, kondisi titik api di Lali Jiwo saat ini sudah terkendali. Warga dari desanya bersama warga Desa Cendono yang sebelumnya ikut membantu pemadaman juga telah kembali ke rumah masing-masing.

"Titik api di Lali Jiwo sudah bisa dikendalikan, warga dari desa kami dan Cendono yang ikut pemadaman sudah turun. Kembali ke rumahnya masing-masing," beber Rochmah.

Namun, terkendalinya titik api di Lali Jiwo bukan berarti kebakaran telah padam sepenuhnya. Sebagian api justru bergerak menuju wilayah Kecamatan Prigen.

Terpisah, Kepala UPT Tahura R. Soerjo Agustinintyas Marini membenarkan bahwa titik api di Alas Lali Jiwo telah terkendali. Sementara api yang bergerak ke arah Puthuk Bulak diperkirakan masih menyala.

Kondisi tersebut, menurutnya, belum dapat dipastikan karena titik api tertutup kabut.

Kondisi medan juga menjadi kendala bagi petugas untuk melakukan pemadaman secara langsung. Sebab, titik api berada di kawasan dengan medan yang terjal dan curam sehingga sulit dijangkau.

"Petugas tidak dapat menjangkau titik api, dikarenakan berada di medan yang terjal dan curam," beber Marini.

Meski belum dapat menjangkau titik api di Puthuk Bulak, personel tetap melakukan pemantauan. Pemantauan dilakukan dari basecamp Rangsang yang merupakan titik terdekat, serta dari basecamp. "Info ter-update-nya seperti itu," jelasnya. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
kebakaran hutan pasuruan gunung arjuno prigen